Bacaterus / Kecoa / 7 Bahaya Kecoa Bagi Kesehatan yang Harus Kamu Waspadai!

7 Bahaya Kecoa Bagi Kesehatan yang Harus Kamu Waspadai!

Ditulis oleh - Diperbaharui 28 Desember 2018

Kecoa sering dianggap sebagai hewan yang menjijikkan. Bahkan, ketika kita bertemu dengan hewan yang satu ini, kita tidak segan untuk segera menyemprotnya dengan insektisida aerosol atau memukulnya dengan alat-alat yang ada di sekitar kita. Namun, apakah sebenarnya kecoa tergolong sebagai jenis hewan pengganggu?

Memang benar jika kecoa termasuk sebagai hewan pengganggu. Hewan yang satu ini dapat menyebabkan sejumlah “masalah” dalam kehidupan kita sehari-hari, khususnya masalah kesehatan. Biar tidak penasaran, mari kenali bahaya kecoa bagi kesehatan yang sudah berhasil dirangkum oleh Bacaterus berikut ini.

7 Bahaya Kecoa Bagi Kesehatan

1. Mencemari Makanan

Mencemari Makanan Bahaya Kecoa Bagi Kesehatan

* sumber: www.jendelasarjana.com

Kecoa adalah serangga yang dapat memakan apapun. Bahkan, makanan yang tersaji di meja makan Anda pun bisa menjadi sasaran bagi kecoa yang berkeliaran. Bahaya kecoa yang hinggap di makanan Anda tidak bisa dianggap remeh. Pasalnya, ketika hinggap atau memakan makanan Anda, kecoa dapat meninggalkan rambut, telur, kulit mati, atau fesesnya di makanan.

Mirisnya, sebagian besar orang pasti tidak menyadari jika makanannya sudah dihinggapi kecoa. Alhasil, makanan tersebut akan dikonsumsi seperti biasanya. Dapatkah Anda bayangkan jika kita mengonsumsi makanan yang sudah tercemar kecoa? Kita dapat mengalami sejumlah penyakit, terutama gangguan pada pencernaan.

2. Gigitan Kecoa

Gigitan Kecoa

* sumber: www.solusisehatku.com

Selama ini, kasus kecoa menggigit manusia memang sangat jarang terjadi. Kebanyakan kecoa akan langsung pergi atau terbang ketika kita dekati. Namun, Anda tidak akan menyadari jika tiba-tiba kecoa ini merayap di tubuh saat Anda tidur dan menggigit bagian tubuh tertentu, bukan?

Kecoa bukan serangga yang mengandung bisa atau racun. Akan tetapi, gigitan kecoa dapat menyebabkan luka. Serangga menjijikkan ini kerap kali menggigit bagian tubuh yang lunak, seperti kuku, jari kaki, atau telinga.

Terlepas dari luka yang ditinggalkan karena gigitan kecoa, membayangkan digigit kecoa saja sudah cukup membuat kita bergidik ngeri, bukan? Oleh karena itu, bahaya kecoa yang satu ini juga tak bisa dianggap remeh begitu saja.

3. Menyebabkan Penyakit Tertentu

Menyebabkan Penyakit Tertentu

Kemunculan kecoa di rumah memang tidak bisa diprediksi. Serangga ini bisa muncul kapan dan di mana saja tanpa ada pertanda. Makanan atau minuman yang tidak ditutup rapat juga bisa menjadi sasaran empuk kecoa, lho.

Ketika kecoa memakan makanan Anda, serangga ini akan memuntahkan air liur dan cairan pencernaannya dari mulut untuk mencemari makanan dengan kuman dan bakteri dari sistem pencernaan mereka. Bakteri Pseudomonas aeruginosa adalah salah satu yang bertahan hidup di saluran pencernaan kecoa.

Yang mengerikan, bakteri tersebut dapat menyebabkan sejumlah penyakit jika masuk ke dalam tubuh manusia. Adapun penyakit yang dapat disebabkan oleh air liur kecoa adalah gangguan pencernaan, infeksi saluran kemih, dan sepsis alias keracunan darah.

4. Keracunan Makanan

Keracunan Makanan

Bahaya binatang kecoa yang paling utama adalah mencemari makanan manusia. Dari pencemaran tersebut dapat timbul sejumlah penyakit dan masalah kesehatan lain, seperti keracunan makanan. Makanan yang dimasak dengan bersih dan higienis pun dapat membuat Anda keracunan jika sebelumnya makanan tersebut sudah dihinggapi kecoa.

Bakteri Salmonella adalah salah satu yang hidup di dalam tubuh kecoa. Apabila bakteri ini berpindah dari tubuh kecoa ke makanan yang Anda konsumsi, maka Anda berpotensi terkena tifus dan keracunan makanan. Tentu saja kondisi ini cukup meresahkan mengingat kita pun tidak akan menyadari jika makanan yang akan dikonsumsi sempat dihinggapi kecoa.

5. Alergi

Alergi

Sebagian orang awam mungkin berpikir bahwa alergi hanya dapat disebabkan oleh makanan tertentu, debu, atau tungau. Sayangnya, alergi juga bisa disebabkan oleh kecoa. Serangga yang satu ini memiliki ratusan alergen di tubuh mereka.

Apabila Anda bersentuhan dengan kecoa dan sistem kekebalan tubuh Anda tidak terlalu kuat, maka Anda dapat mengalami alergi. Adapun tanda-tanda alergi yang disebabkan kecoa bisa dilihat dari munculnya ruam kulit, bersin-bersin, sampai dengan mata berair.

6. Memicu Asma

Memicu Asma

Tahukah Anda bahwa salah satu bahaya binatang kecoa bagi manusia adalah memicu asma? Selama ini sebagian besar orang mengira bahwa pemicu asma adalah debu atau serbuk sari. Namun, kecoa yang tubuhnya menjadi sarang bagi berbagai jenis alergen ini juga bsa menyebabkan asma.

Selain menempel di tubuh, kecoa memicu asma hanya dengan berkeliaran di sekitar kita. Alergen kecoa berpotensi menyebabkan komplikasi yang parah pada penderita asma sehingga berisiko mengancam nyawa. Bahkan, orang yang sebelumnya tidak memiliki penyakit asma pun dapat terkena asma jika terpapar alergen kecoa terus menerus.

7. Menyerang Bagian Tubuh Tertentu

Menyerang Bagian Tubuh Tertentu

Sering mendengar istilah kecoa terbang? Nampaknya hal tersebut memang benar adanya mengingat kecoa adalah serangga yang memiliki sayap dan bisa terbang. Biasanya ketika ada kecoa terbang kita langsung berusaha menghindarinya.

Kecoa adalah jenis serangga yang “bandel” karena kerap kali meresahkan orang. Kecoa dapat terbang dan hinggap di mana saja, termasuk di tubuh Anda ketika tidur. Yang lebih mengerikan lagi, kecoa dapat masuk dan menyerang bagian tubuh tertentu. Dengan ukuran tubuhnya yang kecil kecoa bisa masuk melalui mulut (jika Anda punya kebiasaan tidur sambil membuka mulut), telinga, Miss V (bagi wanita), dan hidung.

Bahaya Membunuh Kecoa dengan Cara yang Salah

Bahaya Membunuh Kecoa dengan Cara yang Salah

Setelah mengetahui sejumlah bahaya binatang kecoa bagi kesehatan kita, mungkin Anda juga harus mengenal beberapa bahaya yang dapat terjadi ketika kita membunuh kecoa dengan cara yang salah. Yang dimaksud dengan cara yang salah adalah kita membunuh kecoa dengan memukulnya sangat keras sampai isi perutnya keluar.

Perlu Anda ketahui bahwa isi perut kecoa adalah cacing lembut dan halus yang tidak akan mati meskipun kecoanya sudah mati. Cacing tersebut adalah parasit yang akan mencari inang baru setelah kecoa yang merupakan “rumah” lamanya mati. Cacing tersebut terlihat tak kasat mata karena ukurannya benar-benar kecil. Berikut adalah sejumlah bahaya yang dapat terjadi ketika cacing parasit dari tubuh kecoa ini terkena tubuh manusia:

  • Masuk ke dalam Tubuh

Dengan ukuran yang sangat kecil, cacing dari tubuh kecoa bisa masuk ke tubuh manusia melalui pori-pori. Kita tidak akan merasakan apapun ketika cacing ini masuk ke dalam tubuh, apalagi jika ia masuk melalui pori-pori kaki.

  • Memperlambat Penyembuhan Luka

Apabila di tubuh terdapat bekas luka yang belum tertutup, cacing itu akan masuk melalui luka dan bersarang di luka tersebut. Alhasil, luka Anda semakin meradang dan penyembuhannya memakan waktu yang sangat lama.

  • Menyebabkan Infeksi

Cacing yang masuk ke dalam tubuh manusia dapat menyebabkan infeksi. Apalagi jika cacing itu mencemari makanan, lalu Anda mengonsumsi makanan tersebut. Dapat dipastikan Anda akan memperoleh gangguan pencernaan setelah mengonsumsi makanan yang sudah tercemar cacing.

Mengingat ada banyak bahaya kecoa bagi kesehatan manusia, memang sudah seharusnya kita membasmi serangga tersebut. Namun, gunakan cara membasmi kecoa yang benar, seperti dengan menyemprot insektisida dan segera membuang bangkainya ke tempat sampah. Baca artikel cara membasmi kecoa dari rumah ini untuk menemukan cara yang tepat mengenyahkan serangga tersebut.

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Artikel Terkait

Baca Juga

4 pemikiran pada “7 Bahaya Kecoa Bagi Kesehatan yang Harus Kamu Waspadai!”

  1. Jika cacing dari perut kecoa tersebut masuk ke dalam badan mausia. Apakah akan menimbulkan penyakit yang menjijikan?

    • Belum ada penelitian mengenai penyakit berbahaya yang disebabkan oleh cacing kecoa. Yang pasti kita tetap harus waspada agar tidak terinfeksi cacing tersebut.

  2. Wah, ternyata sama-sama menyebarkan penyakit seperti tikus ya!

Tinggalkan komentar