Bacaterus / Fakta Ikan / Waspada! Bahaya Ikan Sapu-Sapu yang Mesti Diketahui

Waspada! Bahaya Ikan Sapu-Sapu yang Mesti Diketahui

Ditulis oleh - Diperbaharui 29 Mei 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Salah satu jenis ikan yang akan kita bahas kali ini memang cukup menarik perhatian. Selain memiliki nama yang unik, keberadaan makhluk air yang satu ini juga menarik untuk dibahas. Kamu tentu sering mendengar atau melihat ikan sapu-sapu.

Jenis ikan yang satu ini memang kerap mengundang banyak pertanyaan dari sebagian besar masyarakat. Mulai dari habitat asalnya, manfaat sampai ancaman yang mungkin ditimbulkan oleh ikan tersebut.

Bagi kamu yang penasaran dengan hal-hal yang berkaitan dengan ikan ini. Nah, kali ini Bacaterus telah mengumpulkan informasi mengenai bahaya ikan sapu-sapu yang jarang diketahui oleh masyarakat. Seperti apa sebenarnya spesies ikan ini? Simak ulasannya berikut ini ya!

Ikan Asli Amazon

Ikan Asli Amazon

Ikan sapu-sapu atau dikenal juga dengan Plecostomus merupakan spesies ikan air tawar yang berasal dari Amerika Selatan. Makhluk air ini termasuk ke dalam keluarga Loricariidae yang memiliki nama ilmiah Pterygoplichthys pardalis. Ikan ini tergolong dalam spesies ikan invasi yang berhabitat asli di sungai Amazon.

Keberadaannya sendiri memang sering dianggap sebuah ancaman yang bisa menghambat atau merusak spesies asli ikan yang berhabitat di perairan lokal. Ikan ini bertahan hidup dengan memakan lumut atau alga yang menempel pada dasar sungai atau bebatuan. Ikan ini memiliki ciri berbintik dengan sirip tajam dan kulit yang cukup keras.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan di salah satu sungai yang ada pulau Jawa. Keberadaan ikan jenis ini  memang cukup melimpah karena spesiesnya sendiri tidak memiliki predator. Selain itu ikan sapu-sapu juga memiliki kemampuan untuk bertahan hidup yang baik di air yang sudah tercemar limbah.

Ikan sapu-sapu biasa hidup dengan membuat lubang di dasar atau di tepi sungai sebagai sarang sekaligus tempat menyimpan telur-telurnya ketika berkembang biak. Ikan ini juga sering dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai ikan hias yang berfungsi membersihkan akuarium dari lumut dan jamur.

Di wilayah Indonesia sendiri spesies ikan sapu-sapu paling banyak adalah dari genus Pterygoplichthys. Dimana genus tersebut diketahui memiliki 22 spesies yang telah teridentifikasi secara morfologi.

Jenis Ikan Sapu-sapu

Jenis Ikan Sapu-sapu

Spesies ikan sapu-sapu memang cukup beragam. Beberapa spesies dari jenis ikan ini juga sering dibudidayakan sebagai ikan hias. Daftar spesies ikan sapu-sapu yang menarik dan banyak dipelihara diantaranya adalah sebagai berikut:

1‌. Leopard Frog Pleco

Leopard Frog Pleco

Leopard Frog Pleco adalah jenis spesies ikan sapu-sapu yang berasal dari perairan jernih Rio Tapajos, Brazil. Leopard Frog Pleco merupakan jenis ikan sapu-sapu yang sering dijadikan sebagai ikan hias. Ikan ini memiliki ciri berwarna kuning dengan garis berwarna hitam yang melingkar. Ukuran ikan dewasa bisa mencapai 10 sentimeter.

2. Xingu Baryancistrus

Xingu Baryancistrus

Xingu Baryancistrus biasa ditemukan di wilayah Rio Xingu, Brazil. Ikan sapu-sapu ini berwarna dasar hitam dengan corak polkadot berwarna kuning yang cukup unik. Selain itu ikan ini juga memiliki warna kuning pada ujung sirip dan ekornya.

Spesies jenis ini mampu tumbuh mencapai panjang 20 sentimeter bahkan lebih. Xingu Baryancistrus sendiri sering dijadikan sebagai ikan hias oleh para pecinta ikan Pleco.

3‌. Hypancitrus Zebra

Hypancitrus Zebra

Hypancitrus Zebra merupakan spesies ikan sapu-sapu yang berhabitat di sungai Xingu. Ikan yang memiliki corak garis berwarna Hitam-Putih ini merupakan jenis ikan endemik yang menjadi predator untuk hewan invertebrata kecil seperti larva Chironomid. Ukuran ikan dewasa bisa mencapai 6-10 sentimeter. Karena keunikannya, ikan sapu-sapu ini juga banyak dibudidayakan sebagai ikan hias.

4‌. Snowball Pleco (Hypancistrus Inspector)

Snowball Pleco (Hypancistrus Inspector)

Snowball Pleco (Hypancistrus Inspector) adalah spesies yang berhabitat di Rio Negro, Venezuela. Ikan ini mampu bertahan dia air dengan Ph 6-8. Ikan dewasa mampu mencapai panjang 16 sentimeter. Ikan ini memiliki ciri fisik bercorak polkadot kuning dan putih di setiap sisi.

Snowball Pleco termasuk golongan omnivora. Meskipun begitu ikan ini juga termasuk salah satu jenis spesies yang tidak terlalu bagus dalam mengkonsumsi alga.

5‌. Green Phantom Pleco

Green Phantom Pleco

Green Phantom Pleco merupakan spesies ikan sapu-sapu unik lainnya yang berhabitat di Rio Orinoco, Venezuela. Ikan berwarna hijau berbintik ini mampu mencapai ukuran panjang sekitar 25 sentimeter. Ikan jenis ini berhabitat di air yang cukup tenang.

Green Phantom Pleco akan menjadi sangat agresif bila ditempatkan bersama ikan-ikan lain. Ikan jenis ini sangat cocok ditempatkan di area yang memiliki tempat persembunyian seperti bebatuan dan di dasar sungai yang tertimbun pasir.

6. King Tiger Plecostomus

King Tiger Plecostomus

King Tiger Plecostomus mampu mencapai panjang sekitar 12 sentimeter. Ikan yang banyak ditemukan di Rio Xingu, Venezuela ini tergolong dalam hewan Karnivora. Pada dasarnya ikan ini adalah ikan yang tenang. Namun ketika teritorinya merasa diganggu, ikan ini akan sangat agresif terutama pada spesies ikan yang sama dengannya.

King Tiger Plecostomus memiliki ciri berwarna hitam dengan garis berwarna putih atau kuning pada seluruh tubuhnya.

7. Ikan Sapu-sapu Synodontis

Ikan Sapu-sapu Synodontis

Ikan Sapu-sapu Synodontis merupakan ikan yang cukup unik. Masyarakat sendiri menyebut ikan ini sebagai ‘ikan up side down’. Hal tersebut karena ikan ini sering berenang dalam posisi terbalik. Ikan ini berwarna dominan hitam yang dihiasi dengan corak dan pola warna putih.

Ikan yang berhabitat asli di sungai Afrika ini mampu tumbuh mencapai panjang 10 sentimeter. Ikan yang memiliki kumis seperti ikan lele ini termasuk hewan pemalu yang bertahan hidup dengan memakan alga dan parasit yang ada di sekitarnya.

Dampak Keberadaan Ikan Sapu-sapu

Dampak Keberadaan Ikan Sapu-sapu

Keberadaan ikan sapu-sapu memang seperti dua sisi mata koin. Selain memiliki nilai jual yang tinggi karena keunikannya, ikan ini juga membawa sisi negatif yang berpengaruh bagi kehidupan baik bagi fauna lokal maupun manusia.

Seperti yang telah dibahas di atas bahwa keberadaan ikan ini cukup melimpah karena tidak memiliki predator. Hal tersebut tentu dapat mengganggu bahkan mengancam keberlangsungan kehidupan hewan yang menjadi penghuni asli di perairan.

Beberapa ikan sapu-sapu yang dapat membahayakana  bahkan disingkirkan untuk menjaga kelestarian fauna asli yang menempati perairan Indonesia. Selain itu karena keberadaannya yang melimpah.

Ikan tersebut pun sering dimanfaatkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab sebagai bahan utama untuk olahan makanan. Mengingat sebagian besar sungai di Indonesia tercemar oleh limbah. Maka hal tersebut tentu menjadi sangat berbahaya bila sampai dikonsumsi oleh manusia.

Para peneliti sendiri telah menyebutkan bahwa sebagian besar daging ikan sapu-sapu yang ada di sungai Indonesia mengandung merkuri yang sangat berbahaya. Beberapa penyakit yang bisa timbul akibat mengkonsumsi ikan ini diantaranya adalah kanker, gagal ginjal, alergi, gangguan otak, gangguan hati, lambung dan bagi kesehatan tulang.

Nah, itulah bahaya ikan sapu-sapu yang jarang diketahui masyarakat yang patut diwaspadai. Meskipun begitu keberadaan ikan sapu-sapu tersebut memang cukup unik. Sehingga banyak dari masyarakat yang memanfaatkannya sebagai ikan hias. Semoga informasi yang diberikan Bacaterus bermanfaat untuk kamu.

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *