Bacaterus / Food and Recipe / Makanan dan Minuman / 10 Bahan Dasar Penting yang Digunakan dalam Masakan Korea

10 Bahan Dasar Penting yang Digunakan dalam Masakan Korea

Ditulis oleh - Diperbaharui 14 November 2018

Seiring dengan semakin terkenalnya K-pop dan drama asal Korea selatan di kalangan masyarakat Indonesia, orang-orang mulai tertarik untuk mencicipi masakannya. Ketertarikan itu bisa jadi dikarenakan sering munculnya makanan-makanan itu di acara TV atau drama. Saat ini banyak bermunculan restoran Korea, baik yang dimiliki oleh orang Indonesia maupun orang Korea.

Rasa pedas pada makanan Korea disukai oleh orang Indonesia yang juga gemar masakan pedas. Beberapa makanan Korea sudah sangat akrab di lidah orang Indonesia, seperti teokpokki, bulgogi, ramyeon, kimbab, atau bibimbab. Apakah kamu tahu apa saja bahan makanan yang dipakai untuk memasak makanan yang disebutkan tadi? Yuk, kita cari tahu nama-nama bahan makanan tersebut.

10 Bahan Dasar Masakan Korea

1. Gochujang (Pasta Cabai Pedas)

Gochujang

Gochujang atau dalam bahasa Indonesia berarti pasta cabai pedas adalah bahan masakan yang paling sering kita jumpai di toko-toko yang menjual bahan makanan Korea. Pasta cabai ini tak hanya mengandung cabai saja namun ada juga bahan lain, seperti tepung beras ketan, gochugaru atau bubuk cabai, tepung barley malt, sirup beras, meju (sejenis fermentasi kedelai), dan garam.

Rasa gochujang cenderung pedas manis, tidak benar-benar pedas. Gochujang biasanya digunakan ketika memasak tteopokki (kue beras pedas), kimchi jjigae (stew kimchi), bibimbap (nasi campur), bibim naengmyeon (mie dingin pedas), atau yangnyeom tongtak (ayam goreng pedas manis).

Sebagian orang Korea biasanya membuat gochujang sendiri. Mereka menyimpan gochujang buatannya dalam pot besar yang terbuat dari tanah liat. Di toko-toko atau supermarket, gochujang dijual dalam botol atau kotak plastik dengan harga yang beragam. Bisa beli produk ini di Bukalapak lewat link ini.

2. Chamgireum (Minyak wijen panggang)

* sumber: www.amazon.com

Umumnya, minyak wijen selalu digunakan dalam masakan Korea. Minyak wijen memiliki aroma kacang yang khas sehingga mudah dikenali baunya. Tujuan penggunaan minyak wijen dalam masakan adalah untuk menambah aroma dan rasa. Minyak wijen sangat penting bagi masakan Korea karena termasuk dalam bahan dasar.

Di antara masakan Korea yang memakai minyak wijen dan familiar di kalangan penggemar masakan Korea adalah mandu (sejenis pangsit), mandu guk (sup mandu), tteok guk (sup kue beras), campuran saus untuk daging panggang seperti sobulgogi (daging sapi panggang) dan samgyupsal (daging babi panggang khas Korea), atau sebagai olesan pada kimbap.

3. Maneul (Bawang Putih)

Maneul

* sumber: www.seoulkoreaasia.com

Kebanyakan masakan Korea selalu menggunakan bawang putih. Bawang putih harus ada dalam setiap masakan Korea kecuali mungkin dalam nasi atau dessert atau hidangan penutup. Selain untuk memberi rasa pada masakan, bawang putih juga bagus untuk kesehatan. Khasiat bawang putih di antaranya baik untuk memperkuat kekebalan tubuh dari melindungi tubuh dari beberapa jenis kanker.

Bawang putih biasa ditambahkan pada samgyetang (sup ayam ginseng). Bisa juga dimakan mentah seperti ketika makan bulgogi (daging panggang). Bawang putih dimakan mentah bersama daging, saus ssamjang yang disimpan di atas daun selada yang dipakai untuk membungkus semua bahan tadi. Selain itu, bawang putih bisa dikonsumsi dalam bentuk acar bawang putih.

4. Gochugaru (Bubuk Cabai)

* sumber: yummybazaar.com

Jika gochujang berbentuk pasta, gochugaru berbentuk bubuk. Rasanya tentu berbeda dengan gochujang yang pedas manis. Gochugaru tentu saja lebih pedas karena terbuat dari cabai kering. Karena sebagian besar orang Korea senang masakan yang pedas, gochugaru menjadi bahan dasar penting dalam masakan Korea.

Masakan seperti kimchi jjigae (stew kimchi pedas), yukgaejang (sup daging sapi dan sayuran pedas), tteokpokki (kue beras pedas), dan berbagai jenis kimchi seperti kkakdugi (kimchi lobak yang dipotong kotak-kotak, chonggak kimchi (kimchi lobak kecil), kkaenip kimchi (kimchi daun wijen) meggunakan gochugaru sebagai salah satu bahannya. Kunjungi Bukalapak di link ini untuk membelinya.

5. Doenjang (Pasta Kedelai)

Doenjang

Jika gochujang menambahkan cabai di dalamnya, doenjang tidak menggunakan cabai sebagai bahan dasarnya. Doenjang terbuat dari hasil fermentasi kacang kedelai yang mirip dengan taucho di Indonesia atau miso, yaitu pasta kedelai yang terkenal di Jepang. Rasa doenjang asin dan manis. Doenjang termasuk salah bahan dasar penting dalam masakan korea.

Sebagian orang Korea juga membuat doenjang dengan menggunakan resep keluarga mereka. Jika ingin yang praktis, doenjang bisa dibeli di toko online Bukalapak lewat link ini. Doenjang dijual dalam kotak plastik dengan berbagai ukuran. Masakan yang menggunakan doenjang antara lain, doenjang jjigae (stew pasta kacang kedelai), samgyeopsal gui  (panggang daging perut babi), dan pajeon (pancake bawang daun).

6. Ganjang (Kecap Asin)

* sumber: www.melburyandappleton.co.uk

Ganjang adalah produk lain yang dihasilkan dari fermentasi kacang kedelai selain doenjang. Joseon Ganjang adalah jenis kecap tradisional Korea. Kecap ini dibuat dengan mencampurkan fermentasi kacang kedelai dengan brine, air garam yang biasa digunakan dalam proses pengawetan daging, sayuran atau ikan.

Saat menyantap pajeon (pancake khas Korea) atau mandu (sejenis pangsit), orang biasanya akan menggunakan ganjang sebagai sausnya. Ganjang juga biasa digunakan ketika membuat jjigae (stew).

7. KKae (Biji Wijen)

KKae

Biji wijen dalam masakan Korea bisa digunakan sebagai garnish atau hiasan. Namun, biji wijen juga digunakan dalam saus, bumbu ataupun namul (rebusan sayuran yang dicampur dengan minyak wijen). Warna biji wijen tidak melulu putih, ada juga yang berwarna kecokelatan dan hitam.

Masakan seperti kimbap, namul, bulgogi, japchae (tumis sohun khas korea dengan sayuran), bibimbap, dakganjeong (ayam goreng renyah manis), songpyeon (kue beras kukus yang biasa dihidangkan saat Chuseok), atau eomukguk (sup eomuk) menggunakan biji wijen baik sebagai hiasan atau bahan campurannya. Bisa beli produknya di Bukalapak lewat link ini.

8. Sogeum (Garam)

Sogeum

* sumber: www.hanyangmart.com

Semua masakan menempatkan garam sebagai salah satu bahan dasar yang penting. Begitu pun dengan masakan Korea, garam memiliki peranan penting dalam semua masakan Korea. Orang Korea umumnya menggunakan garam laut yang berbentuk butiran kasar. Ini berbeda dengan orang Indonesia yang lebih banyak menggunakan garam halus.

Garam laut yang kasar ini sering dipakai dalam proses fermentasi makanan, seperti kimchi. Pemilihan garam akan sangat berpengaruh pada kimchi yang dihasilkan. Selain itu, garam ditambahkan dalam sup bening, daging atau ikan panggang, dan namul.

9. Ssamjang (Pasta Pedas)

* sumber: yummybazaar.com

Selain gochujang dan doenjang, orang Korea juga menggunakan ssamjang dalam masakannya. Tekstur ssamjang sama seperti kedua pasta yang telah disebutkan sebelumnya. Adapun bahan pembuat ssamjang adalah pasta cabai, pasta kedelai, minyak wijen, bawang bombay, dan bawang putih.

Ssamjang biasanya digunakan sebagai saus saat makan ssambap, yaitu campuran nasi dengan daging panggang yang ditambahkan ssamjang dibungkus daun selada atau mint. Para penggemar drama Korea pasti sudah hafal dengan ssambap karena sering sekali adegan orang makan ssambap muncul. Silakan beli produknya di Bukalapak lewat link ini.

10. Mulyeot (Sirup Khas Korea untuk Memasak)

* sumber: www.tokopedia.com

Walaupun orang Korea kurang begitu suka rasa manis, kenyataannya mereka biasa menambahkan gula atau sirup gula dalam masakan mereka. Fungsi penambahan mulyeot adalah untuk memberikan efek “shiny” pada makanan. Selain itu, mulyeot juga bisa membuat tekstur masakan menjadi lebih lengket dan kental.

Sirup ini bisa terbuat dari berbagai jenis, seperti jagung atau brown rice (beras cokelat). Dibandingkan sirup jagung, sirup brown rice lebih sehat bagi tubuh. Mulyeot biasa digunakan dalam dakgangjeong (ayam goreng renyah manis), eomuk bokkeum (tumis eomuk), galbijjim (daging iga sapi rebus), bibim naengmyeon (mie dingin pedas), buldak (ayam pedas dengan keju mozzarella), dan dakjjim (ayam rebus dengan sayuran). Klik di sini untuk beli secara online.

10 bahan dasar yang disebutkan di atas merupakan bahan dasar penting yang digunakan dalam berbagai masakan Korea. Tentu saja masih ada bahan dasar lain yang juga belum disebutkan. Kira-kira bahan dasar lain apa yang juga biasa digunakan dalam masakan Korea? Ingin bikin kimchi sendiri di rumah? Cari tahu caranya di artikel Cara Membuat Kimchi enak di rumah ini.

Baca juga artikel lainnya tentang atau tulisan menarik lainnya dari .

About the Author:

Siti Hasanah
Sansan adalah panggilan yang tersemat pada sesosok perempuan pecinta traveling. Saat gejolak jiwa traveling mereda, dia senang mengabadikan buah pikirannya ke dalam tulisan. Selain traveling, dia juga senang sekali memotret walaupun bukan tukan potret profesional. Foto-foto hasil jepretannya banyak dipampang di instagram. Jika galau melanda, makan dan nonton “drakor” adalah pilihan favoritnya.

Leave A Comment