Bacaterus / Sepeda / Yuk Kenali 8 Bagian-Bagian yang Ada pada Sebuah Sepeda

Yuk Kenali 8 Bagian-Bagian yang Ada pada Sebuah Sepeda

Ditulis oleh - Diperbaharui 28 Oktober 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Sebelum menjadi sepeda yang utuh, sepeda mulanya hanya beberapa bagian yang terpisah satu sama lain. Bagian pada sepeda sendiri umumnya berjumlah delapan buah.

Mengetahui bagian-bagian sepeda sendiri sangatlah penting. Khususnya untukmu yang mau serius menggeluti dunia persepedaan, atau kamu hendak merakit sendiri sepeda milikmu.

Seperti yang telah disebutkan di awal, kalau bagian sepeda jumlahnya ada delapan. Kedelapan bagian sepeda itu akan kamu jelaskan di artikel ini. Penjelasan yang dimaksud bisa kamu simak di bawah ini.

1. Sadel

Sadel

* sumber: www.rodalink.com

Bagian sepeda yang pertama ini berfungsi sebagai tempat duduk bagi para pesepeda. Sadel biasanya dipasang di atas seatpost atau dudukan sadel. Sadel punya ukuran yang beragam. Cek artikel 10 Merk Sadel Sepeda yang Bagus dan Nyaman ini.

Ukuran pada sadel sendiri telah disesuaikan dengan kenyamanan dan selera si pengendara sepeda. Ada beberapa tips yang bisa kamu lakoni, jika hendak memilih sadel. Tips-tips tersebut adalah:

  • Pilihlah sadel yang bentuk dan lebarnya sesuai dengan postur tubuhmu, terutama bagian bokong.
  • Usahakan pilih sadel yang tahan air, tebal, tahan terhadap tekanan, dan tentu saja nyaman.
  • Kalau bisa, pilih sadel yang terbuat dari bahan sintetik atau kulit asli.
  • Perhatikan jahitan dan busa yang terkandung dalam sadel. Pastikan jahitannya kuat, rapat dan rapi. Sementara itu, pastikan busa yang ada pada sadel betul-betul nyaman.
  • Cobalah terlebih dulu sadel yang hendak dibeli. Hal ini dilakukan guna menguji sejauh mana tingkat kenyamanan pada sadel yang hendak kamu beli.

2. Stem dan Stang

Stem dan Stang

* sumber: www.sepeda.me

Dua bagian sepeda yang saling melengkapi ini berfungsi untuk membantu para pesepeda. Khususnya, dalam mengendalikan laju sepeda itu sendiri. Dahulu, kedua bagian ini disatukan menjadi satu bagian saja.

Seiring waktu, stem dan stang hadir secara terpisah, namun fungsi keduanya saling melengkapi. Stem dan stang sendiri punya beragam jenis dan bisa dipilih berdasarkan kebutuhan para pesepeda. Maka dari itu, sebelum memilih jenis stem dan stang, ketahui dulu tips berikut ini.

Tips Memilih Stem

  • Pilihlah stem yang sesuai dengan jenis sepeda yang kamu pakai. Contohnya, bila kamu memakai sepeda tipe Downhill, maka pilihlah stem berukuran pendek.
  • Sepeda Downhill sangat cocok dengan stem pendek, karena stem tersebut bisa bikin tubuh kita lebih tegak. Terutama, saat kita tengah mengendarai jenis sepeda tersebut.
  • Pastikan pula stem yang kamu pilih punya warna senada dengan bagian sepeda lainnya. Melakukan hal tersebut bisa membantu sepedamu terlihat enak dilihat secara estetika.

Untuk Stang

  • Pilih stang yang sesuai dengan lebar bahumu. Caranya, ukurlah lebar bahumu dengan meteran. Lalu, carilah stang yang ukurannya sama atau mendekati ukuran bahumu.
  • Jika ada stang yang sekiranya ukurannya sama atau mendekati ukuran bahumu, mohon untuk ukur kembali dengan meteran. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan apakah ukuran stangnya betul-betul sama, atau justru berbeda jauh.

3. Fork

Fork

* sumber: www.waroengpit.com

Fork merupakan bagian sepeda yang bentuknya mirip dengan garpu tukang somay. Fungsi utama Fork tak lain adalah menyambungkan ban depan dengan bagian rangka sepeda.

Di pasaran, Fork tersedia dalam beragam tipe. Tergantung dari jenis sepeda apa yang hendak dipasangi oleh bagian sepeda tersebut. Misalnya, bila jenis sepedanya adalah sepeda gunung, maka Fork yang cocok untuk dipakai adalah Fork yang memiliki pegas.

Banyak tips yang bisa dipakai untuk memilih Fork yang cocok. Salah satunya yang paling penting adalah kamu harus membeli Fork sesuai dengan tipe sepeda yang kamu pakai.

4. Ban dan Roda

Ban dan Roda

* sumber: infosepeda.net

Sepeda tak akan melaju dengan baik bila tanpa adanya ban. Sementara itu, sebuah ban tak akan berfungsi bila tidak dipasang ke dalam roda. Roda sendiri punya tiga komponen yang tak bisa dipisahkan.

Pelek, hub, dan jari-jari adalah ketiganya. Pelek merupakan bagian terluar roda yang terbuat dari karbon atau alumunium. Sementara itu, hub adalah bagian yang berisi satu bantalan, serta terletak di bagian tengah roda. Adapun jari-jari adalah komponen ban yang menopang beban dan tekanan pada sepeda.

Dahulu, jari-jari sepeda yang berjumlah banyak sangat diunggulkan, Sekarang, jari-jari berjumlah sedikit justru yang paling banyak dipilih. Jari-jari roda yang jumlahnya sedikit diyakini mampu mengurangi beban pada roda, sehingga roda sepeda pun bisa melaju lebih cepat.

Untuk memilih ban dan roda yang tepat, kamu harus memperhatikan tipe sepeda apa yang kamu punya. Perhatikan pula medan atau jalanan seperti apa yang bakal dilewati oleh sepedamu nanti.

5. Rem

Rem

* sumber: www.sepeda.me

kita semua pasti sudah tahu apa fungsi utama dari bagian sepeda ini. Rem sendiri sangat berguna bagi semua jenis sepeda. Bahkan, untuk sepeda fixie sekalipun.

Rem pada sepeda fixie bisa membantu pesepeda fixie yang masih pemula untuk menahan laju sepedanya. Adapun rem yang cocok untuk sepeda fixie adalah rem depan.

6. Crankset dan Bracket

Crankset dan Bracket

* sumber: www.bukalapak.com

Ban dan roda sepeda tak bisa bergerak sepenuhnya bila tak dilengkapi Crankset dan Bracket. Crankset merupakan bagian sepeda yang ada di tengah-tengah rangka sepeda. Selain membantu pergerakan sepeda, Crankset juga merupakan tempat dipasangnya pedal.

Adapun Bracket merupakan bagian sepeda yang diletakkan di bagian sepeda. Baik Crankset dan Bracket, keduanya punya set ukuran beragam. Set ukuran tersebut bisa menentukan seringan apa kamu dalam menggowes sepeda.

7. Headset

Headset

* sumber: www.rodalink.com

Bagian sepeda satu ini berfungsi sebagai penghubung rangka dengan jari-jari ban. Headset sendiri punya tiga komponen. Bearings, cups, dan races adalah ketiganya.

Selain sebagai penghubung, Headset juga berfungsi untuk memberikan kendali pada sepeda agar lebih stabil. Agar terpasang dengan baik, kamu bisa memakai alat khusus untuk memasang Headset di sepeda. Salah satunya adalah Topre.

8. Rangka

Rangka

* sumber: id.carousell.com

Bagian sepeda yang terakhir ini merupakan tempat dipasangnya bagian-bagian sepeda lainnya. Mulai dari Sadel hingga Headset. Berdasarkan materialnya, rangka terdiri atas tiga jenis.

Rangka serat karbon, rangka baja, dan rangka alumunium adalah ketiganya. Rangka berbahan serat karbon punya bobot yang kuat, ringan, dan nyaman dipakai untuk kecepatan tinggi.

Rangka baja punya bobot yang amat berat. Rangka baja sendiri merupakan rangka yang lazim dipakai untuk jenis sepeda dasar. Sebaliknya, rangka alumunium punya bobot yang lebih ringan dibanding baja. Namun, saat dipakai bersepeda, rangka tersebut terasa sedikit keras.

Selain berdasarkan materialnya, rangka sepeda juga terbagi lagi ke dalam beragam jenis, berdasarkan ukurannya. Penamaan jenis ukuran dalam rangka sepeda sendiri sama dengan penamaan ukuran pada baju. Contohnya XXL, XL, S, dan M.

Mengetahui bagian-bagian sepeda sangatlah penting. Terutama bagimu yang mau memperdalam dunia persepedaan, serta buatmu yang mau mencoba merakit sepeda sendiri.

Ada delapan bagian sepeda yang wajib kamu kenal. Mengenal kedelapan bagian tersebut akan terasa rumit di awal. Namun, bila kamu mengenal delapan bagian tersebut dengan baik, maka semakin baik pula pengetahuanmu terhadap sepeda. Dan, semakin baik pula kemampuanmu dalam merakit sepeda.

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *