bacaterus web banner retina
Bacaterus / Rumah / Bagian-Bagian Mesin Jahit yang Penting untuk Diketahui

Bagian-Bagian Mesin Jahit yang Penting untuk Diketahui

Ditulis oleh Siti Hasanah - Diperbaharui 23 November 2020

Mesin jahit merupakan alat penting dalam tahapan memproduksi garmen dan konfeksi serta industri besar lainnya. Fungsi dari mesin jahit adalah untuk menyatukan potongan-potongan bahan yang telah diberi pola dan dibentuk, kemudian disatukan dengan menggunakan benang sehingga membentuk satu desain yang diinginkan.

Ragam mesin jahit kini semakin banyak. Setiap mesin mempunyai masing-masing fungsi bergantung pada industri-industri tertentu. Dulu, untuk belajar menjahit si penjahit harus menguasai cara mengoperasikan mesin jahit manual. Sebab untuk menggerakkan mesin jahit manual memerlukan keahlian khusus untuk menggerakkannya.

Asal-Usul Mesin Jahit

Asal-Usul Mesin Jahit

* sumber: www.stocks.co.uk

Ada dua jenis mesin jahit yang kini banyak digunakan, mesin jahit manual atau tradisional yang digerakkan oleh tenaga penjahit dan mesin jahit modern atau elektrik yang digerakkan oleh listrik atau dinamo.

Zaman dahulu, orang membuat baju dengan cara manual. Mereka menggunakan jarum yang sebagai alat untuk membuat baju. Jarum yang dipakai terbuat dari batu, tembaga, gading binatang dan tulang hewan. Ukurannya pun tidak lazim.

Benda dari bahan-bahan tersebut digunakan untuk menyatukan potongan-potongan bahan untuk kemudian dibentuk sesuai keinginan. Benang yang digunakan pada zaman dulu terbuat dari serat-serat otot binatang.

Jarum jahit pertama kali ditemukan oleh seseorang berkebangsaan Jerman namun tinggal di Inggris. Namanya Charles Weisenthal. Kemudian jarum tersebut dipatenkan pada tahun 1755. jarum tersebut dibuat olehnya untuk digunakan pada mesin.

35 tahun kemudian Thomas Saint dari Inggris mematenkan mesin jahit pertamanya. Alat yang dibuatnya dapat membuat lubang pada kulit binatang untuk kemudian dimasuki jarum dan benang ke dalamnya.

Sayangnya alat yang dibuat oleh Thomas Saint kurang aplikatif sehingga tidak bisa diterima oleh masyarakat karena mesin tersebut tidak berjalan dengan baik. Untungnya ada Barthelemy Thimonier yang menciptakan mesin jahit yang praktis dan mudah dipakai.

Mesin ini diciptakan tahun 1830. ia membuat mesin yang menggunakan satu benang dan satu jarum. Dengan adanya mesin ini proses jahit menjadi lebih mudah dan cepat. Sayangnya, penjahit tradisional tidak menyambut penemuan mesin ini dengan baik.

Parahnya lagi, ia hampir tewas pada peristiwa pembakaran pabrik garmen miliknya akibat ulah para penjahit yang takut usahanya tersaingi oleh adanya mesin ciptaannya tersebut.

Mesin Jahit

* sumber: www.channel3000.com

Inovasi mesin jahit paling besar terjadi di Amerika Serikat. Orang di balik perkembangan ini adalah Elias Howe dan Isaac Singer. Isaac Singer menciptakan alat yang mempunyai kesamaan dalam mekanisme kerjanya. Dua orang ini mengklaim menciptakan alat yang paling orisinil.

Perseteruan kedua orang ini berlanjut ke pengadilan. Sayangnya Isaac Singer kalah dari Howe di persidangan sebab ia terlambat mematenkan penemuannya. Kekalahan tersebut menyebabkan Singer harus membayar denda kepada Howe.

Sementara itu, keberhasilan Howe dalam mempertahankan hak paten terhadap mesin jahit tersebut membuatnya berhasil meraup penghasilan sebesar $2.000 pertahun. Dalam waktu 14 Tahun Howe mengumpulkan uang sampai dua juta dollar AS.

Uang yang dimiliki oleh Elias Howe sebagian besar dihibahkan untuk mendanai biaya perang. Karena saat itu AS sedang terlibat perang dunia yang membutuhkan dana yang tidak sedikit.

Bagian-Bagian Mesin Jahit

Bagian-Bagian Mesin Jahit

* sumber: cdn.britannica.com

Sebagian besar penjahit patutlah berterima kasih kepada para penemu dan pengembang mesin jahit. Karena atas jasa mereka kini kita dapat melakukan proses menjahit dengan beban yang berkurang. Kalau zaman dulu kita harus bersusah payah menggerakkan mesin jahit. Saat ini, mesin jahit sudah digerakkan oleh tenaga listrik dan dinamo.

Dalam mesin jahit terdapat bagian-bagian mesin jahit yang mempunyai fungsi masing-masing. Fungsi-fungsi tersebut menyesuaikan keinginan dan kebutuhan si penjahit. Tentu hal tersebut memudahkan para penjahit mengerjakan proses jahitan.

1. Badan Mesin Jahit

Badan Mesin Jahit

* sumber: www.wallpaperflare.com

Badan mesin jahit adalah komponen utama dalam mesin jahit. Badan mesin jahit itu berongga di mana bagian-bagian tersebut mengubah dan meneruskan gerakan putar menjadi gerakan-gerakan lainnya.

2. Jarum Mesin Jahit

Jarum Mesin Jahit

* sumber: www.sewmyplace.com

Perlu kamu ketahui bahwa jarum jahit tangan dan jarum mesin mempunyai berbedaan yang besar. Jarum jahit tangan terdapat lubang di salah satu ujung jarum. Lubang tersebut berfungsi sebagai tempat memasukkan benang jahit.

Sedangkan jarum mesin mempunyai bentuk yang lebih tebal dan lebih kokoh dibanding jarum jahit tangan.

3. Dudukan Jarum

Dudukan Jarum

* sumber: www.sewmyplace.com

Ini merupakan tempat dipasangkannya jarum pada mesin jahit. Dudukan jarum bergerak naik dan turun ketika mesin jahit dioperasikan.

Untuk memasangkan jarum jahit pada dudukan jarum kamu perlu tahu bagian-bagian jarum jahit dan letak pemasangannya. Jika salah memasang harum pada dudukannya bisa-bisa jarum akan patah ketika digunakan.

Seperti jarum jahit pada umumnya, jarum mesin jahit mempunyai lubang yang digunakan untuk memasukkan benang. Namun letak lubangnya berada di bagian bawah. Dekat ujung yang jarum yang lancip dan tajam.

4. Sepatu Mesin Jahit

Sepatu Mesin Jahit

* sumber: www.wallpaperflare.com

Sepatu mesin jahit merupakan bagian yang sangat penting untuk mengatur kain dan menahan dengan cara dijepit saat kain dijahit. Tekanan kaki sepatu dapat diatur terhadap penarik lain.

Sebelum kain dijahit, naikan pengait sepatu dan jarum mesin jahit sehingga posisi kain dapat diatur dan diletakkan sesuai keinginanmu. Tekanan sepatu kaki dapat disesuaikan dengan cara dinaikkan atau diturunkan untuk melepaskan dan menjepit kain.

Kain yang berada di bawah tersebut nantinya akan dijepit di antara sepatu dan gigi mesin. Dengan begitu kain tidak akan bergeser posisi ketika jarum mulai menjahit tiap bagian-bagian kain.

Baca juga: Macam-Macam Mesin Jahit yang Umum Digunakan di Dunia

5. Feed Dog atau Gigi Mesin

Feed Dog atau Gigi Mesin

* sumber: sewingmachinebuffs.com

Fungsi dari feed dog atau gigi mesin ini adalah untuk mendorong kain agar kain bergerak maju saat proses menjahit berlangsung. Bagian ini terletak di bawa sepatu mesin jahit. Gigi mesin mempunyai alat pengatur yang berada pada badan mesin jahit.

Gigi mesin bisa diatur sesuai dengan kebutuhan. Jika kamu ingin menjahit bahan tipis, gigi mesin dapat diatur letaknya agar sesuai dengan arahanmu. Jika kamu hendak menjahit bahan kain yang tebal, kamu bisa posisikan gigi mesin agar lebih naik.

6. Dudukan Benang

Dudukan Benang

* sumber: sewway.com

Tiang dudukan benang berfungsi untuk meletakkan gulungan benang akan dipakai dalam proses menjahit. Tiang ini bergerak naik dan turun saat mesin dijalankan.

7. Tuas Pengatur Setik

Tuas Pengatur Setik

* sumber: rhetoricity.com

Tuas ini mempunyai fungsi untuk mengatur panjang pendeknya setikan dan rapat renggangnya jahitan. Setikan ini mempunyai peran yang penting yakni saat kamu ingin menjahit kerutan. Letak tuas ini berada pada bagian mesin jahit.

Prinsip kerja dari tuas pengatur setik ini adalah semakin kecil angka, semakin rapat setikannya. Sebaliknya, semakin besar angka, semakin renggang pula setikannya. Angka-angka yang tertera pada pengatur setik ini terdiri dari angka 6-30.

8. Spool (Sepul)

Spool (Sepul)

* sumber: www.wallpaperflare.com

Spool atau sepul adalah benda yang digunakan untuk menggulung benang. Setelah benang digulung spool ditempatkan di dalam sekoci. Benang yang telah digulung ke dalam spool adalah benang bagian bawah.

9. Sekoci

Sekoci

* sumber: sewway.com

Sekoci dalam mesin jahit gunakan untuk mengatur keluarnya benang bawah dan pengatur tekanan benang bawah. setelah spool dimasukkan ke dalam sekoci, sekoci tersebut dimasukkan pada bagian mesin jahit yang disebut rumah sekoci.

10. Pedal

Pedal

* sumber: sewway.com

Fungsi dari pedal adalah untuk menggerakkan mesin jahit. Cara kerja pedal ini sama dengan pedal pada umumnya, diinjak. Saat kaki menginjak pedal ini mesin akan mengeluarkan tenaga yang mendorong mesin melakukan proses menjahit.

Nah, itulah bahasan mengenai bagian-bagian mesin yang perlu kamu ketahui. Jika kamu tertarik mengenai dunia jahit menjahit, sebaiknya luangkan waktumu untuk mengetahui seluk beluk mesin jahit yang pasti akan sering kamu gunakan sehingga kamu lebih memahami mesinnya.

Tag: , , ,
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram