Bacaterus / Binatang / 10 Jenis Ayam Terbesar di Dunia yang Bisa Jadi Peliharaan

10 Jenis Ayam Terbesar di Dunia yang Bisa Jadi Peliharaan

Ditulis oleh - Diperbaharui 30 Maret 2020

Ayam adalah binatang yang sangat akrab dengan kehidupan keseharian orang Indonesia. Ada yang beternak untuk diambil telurnya, ada juga yang untuk diambil dagingnya bahkan ada yang diambil keduanya. Jika kamu tertarik untuk beternak ayam, ulasan berikut ini mungkin cocok untuk  kamu yang ingin beternak ayam dengan ukuran yang besar.

1. Ayam Jersey Giant

Ayam Jersey Giant

* sumber: www.flickr.com

Sejarah awalnya ayam ini adalah berkat dua orang saudara bernama John dan Thomas Black yang menginginkan jenis ayam baru yang  ukurannya hampir menyamai ayam kalkun. Mereka mengawin silangkan jenis ayam Black Java, Black Langshan, dan Dark Brahma.

Hasil dari persilangan itu menghasilkan ayam dengan warna bulu hitam dan ada rona kehijauan, dan memiliki jengger berwarna merah. Berat ayam jersey jantan di kisaran 5,8 – 6-8 kg dengan tinggi di kisaran 50,8 – 63,5 cm, sedangkan untuk  betina beratnya 4,8-5,4 kg, tinggi 38,1 – 50,8 cm.

Ayam jersey ini pada saat musim dingin pun akan tetap bertelur, dengan jumlah telur sekitar 160 – 200 butir telur. Ayam ini termasuk ayam dengan karakter yang jinak tidak agresif, untuk beternak ayam jenis ini kamu memerlukan tempat yang cukup luas.

2. Ayam Brahma

Ayam Brahma

* sumber: www.purelypoultry.com

Ayam ini terkenal karena ukurannya yang besar, jenis ayam ini merupakan ayam yang berasal dari Sanghai. Ayam ini merupakan ayam yang memiliki dua fungsi, yaitu sebagai ayam petelur dan juga ayam untuk diambil dagingnya. Ayam ini memiliki banyak warna dari yang gelap sampai terang.

Pada ayam brahma warna ayam tidak mempengaruhi ukuran, tidak seperti pada ayam jersey giant yang perbedaan warna juga mempengaruhi ukuran. Tinggi dari ayam brahma ini sekitar 76 cm, dan beratnya sekitar 5,4 – 6,8 kg. Jika dilihat dari samping bentuk badannya akan tampak seperti huruf V.

Ayam ini juga memiliki karakter yang sama dengan ayam jersey giant yaitu pembawaannya yang jinak dan ramah. Ayam ini juga tidak dapat terbang sehingga memudahkanmu untuk mengandangkannya. Pada setiap tahunnya, ayam brahma mampu menghasilkan 300 butir telur.

3. Ayam Cochin

Ayam Cochin

Ayam jenis cochin adalah ayam yang berasal dari Vietnam dan China. Ras ayam ini merupakan ayam yang memiliki pertumbuhan yang lambat, sehingga mereka memerlukan waktu sampai dengan dua tahun untuk benar-benar tumbuh dewasa.

Di saat mereka telah dewasa beratnya dapat mencapai 4,9 kg dan tingginya bisa mencapai 66,04 sentimeter. Dan pada setiap tahunnya mereka mampu menghasilkan sekitar 160 butir telur.  Dahulu ayam ini merupakan ayam yang dapat menghasilkan telur dengan cukup banyak.

Awalnya ayam jenis ini tidak memiliki penampilan yang menarik kurus dan kasar, tetapi saat mereka dikembangbiakkan untuk bulu yang lebih cantik, mereka menjadi menghasilkan telur yang lebih sedikit dan daging ayamnya juga menjadi lebih kasar.

4. Ayam Cornish

Ayam Cornish

* sumber: www.thehappychickencoop.com

Ayam Cornish adalah ayam yang dikembangbiakkan di Cornwall Inggris sejak tahun 1800 an. Ayam cornish yang memiliki  tubuh yang kekar dan berotot sangat cocok untuk dijadikan ayam pedaging. Ayam ini menjadi ayam yang sering digunakan dalam industri daging ayam.

Ayam cornish adalah ayam yang memiliki pertumbuhan  yang terbilang cepat, tetapi kecepatan pertumbuhan ini tentu saja menimbulkan masalah yang lain.  Masalah dengan jantung dan kaki adalah masalah yang sering dihadapi oleh ayam jenis ini.

Ayam ini memiliki berat badan sekitar 4,7 kg dan dengan tinggi sekitar 50,8 cm. Tubuhnya yang kekar itu selimuti oleh bulu dengan berbagai macam warna. Biasanya ayam cornish memiliki warna hitam dengan rona kebiruan, serta terdapat corak berwarna coklat, tetapi ada juga yang berwarna putih.

5. Ayam Orpington

Ayam Orpington

* sumber: www.flickr.com

Ayam ini merupakan ayam yang berasal dari sebuah daerah bernama Orpington di Inggris. Ayam yang berasal dari daerah ini memiliki beraneka ragam warna. Ayam ini memiliki fungsi ganda yaitu sebagai ayam pedaging dan ayam petelur, dengan setiap tahunnya menghasilkan 280 butir telur.

Ayam Orpington memiliki berat sekitar 4,5 kg dengan tinggi sekitar 40 cm. Sekalipun memiliki ukuran yang besar ayam ini tidak merepotkan saat dimasukkan ke dalam kandang. Tenang dan jinak adalah karakter yang dimiliki oleh ayam Orpington yang membuatnya diminati banyak orang.

Ayam Orpington merupakan ayam yang dikembangbiakkan oleh seorang peternak bernama William Cook. Dia ingin menciptakan ras yang lebih unggul dari ras yang lain yang lebih praktis. Pengembangbiakan ayam ini menghasilkan beragam warna dan memiliki ukuran yang sama besar.

6. Ayam Maline

Ayam Maline

* sumber: greenfirefarms.com

Ayam Maline merupakan ras ayam yang berasal dari Belgia sejak tahun 1800-an, memang ras ini kurang terkenal, tetapi ras ini termasuk ras ayam yang memiliki ukuran yang besar. Ayam ini memiliki dua fungsi yaitu diternakkan sebagai ayam petelur dan ayam pedaging.

Ayam ini termasuk ras ayam yang memiliki bobot badan yang berat sekitar 5,4 kg.  Ayam ini terkenal karena kualitas dagingnya, yang memiliki kualitas daging yang halus dan berwarna putih.  Setiap tahunnya ayam Maline menghasilkan 150 butir telur dengan ukuran yang besar.

Walaupun ukurannya besar tetapi karakter dari ayam ini sangat lembut dan ramah sangat cocok dengan anak-anak.  Satu yang juga menonjol adalah pola dari bulunya yang merupakan pola belang-belang yang sering disebut dengan cuckoo pattern.

7. Ayam Malay

Ayam Malay

Ayam Malay adalah ayam yang datang dari daerah Asia Tenggara, ayam ini termasuk kedalam ras ayam adu. Ras ayam Malay adalah jenis ras ayam yang memiliki bentuk tubuh yang tinggi, yang tingginya dapat mencapai 90 cm dengan berat jantan sekitar 5 kg dan betina sekitar 4,1 kg.

Sebagai ayam adu ras ayam ini memiliki karakter yang agresif, semakin percaya diri maka ayam ini akan semakin agresif, sehingga memerlukan ruang yang lebih luas. Ayam ini lebih banyak digunakan sebagai ayam adu  dibandingkan diternakkan untuk diambil dagingnya ataupun telurnya.

Ras ayam Malay termasuk ayam yang tidak selalu sering bertelur, setiap tahunnya telur yang dihasilkan kurang dari 90 butir telur ayam. Ras ayam ini masuk dalam kategori kritis oleh FAO atau  badan pangan PBB.

8. Ayam Barred Rock

Ayam Barred Rock

* sumber: www.thehappychickencoop.com

Ayam Barred rock adalah ras ayam paling tua di Amerika Serikat, ayam ras ini kegunaannya adalah untuk ayam petelur juga untuk diambil dagingnya. Ras ayam ini cocok untuk diternakkan pada tempat yang kecil atau juga di halaman belakang rumah.

Berat dari ayam ini sekitar 3 kg, dan memproduksi telur setiap tahunnya sebesar 280 butir telur.  Bulunya membuat ras ayam ini tampak menonjol, ada garis-garis putih pada setiap bulunya. Ras ayam ini memiliki pembawaan yang ramah dan mudah bergaul dengan ras ayam lain.

9. Ayam Langshan

Ayam Langshan

* sumber: croadlangshan1.wixsite.com

Ayam Langshan adalah ayam asli dari China, tepatnya dari distrik di sekitaran sungai Yangtszekiang yang berjarak sekitar 100 mil dari Shanghai. Satu hal yang unik dari ayam ini adalah bulu yang terdapat pada kakinya. Ayam ini juga termasuk ras ayam yang tinggi.

Ayam Langshan memiliki berat badan sekitar 4,3 kg untuk betina dan 3,4 kg untuk jantan. Ayam Langshan menghasilkan 180 butir telur dalam setiap tahunnya, telur yang mereka hasilkan biasanya berwarna coklat gelap.

10. Ayam Dong Tao

Ayam Dong Tao

* sumber: www.amusingplanet.com

Ayam Dong Tao adalah ras ayam yang sangat jarang, dan merupakan ras ayam endemik dari Vietnam. Ras ayam ini tercatat sebagai ras ayam yang terancam punah. Ayam Dong Tao dapat tumbuh hingga mencapai berat badan sekitar 6 kg, dengan kakinya yang besar sebesar pergelangan tangan manusia.

Dahulu ras ayam ini hanya disajikan untuk kalangan keluarga kerajaan, dan saat ini kelezatan dari dagingnya disajikan di restoran untuk kalangan atas. Kaki mereka yang besar mengakibatkan mereka kesulitan dalam mengerami telurnya, sehingga mereka harus dibantu oleh peternaknya.

Bagi kamu yang senang beternak ayam, mungkin ayam-ayam ini bisa kamu jadikan pilihan untuk kamu ternakkan. Kamu bisa memilih sesuai dengan kebutuhanmu, apakah beternak ayam petelur, pedaging, atau mungkin mencari ayam untuk kamu jadikan peliharaan saja. Jadi ayam mana yang jadi pilihanmu? Cek juga artikel jenis telur ayam yang dijual di pasaran ini untuk menambah wawasanmu.

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Baca Juga

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *