Bacaterus / Telur / 10 Olahan Telur Terpopuler di Indonesia, Mana Kesukaanmu?

10 Olahan Telur Terpopuler di Indonesia, Mana Kesukaanmu?

Ditulis oleh - Diperbaharui 9 Juli 2019

Selain olahan ayam, Indonesia juga mempunyai  olahan telur. Olahan telur sendiri bisa menjadi alternatif bagi mereka yang bosan atau tidak menyukai olahan ayam sama sekali. Olahan telur di Indonesia sendiri jumlahnya lumayan banyak dan bisa diolah dari jenis telur apa pun.

Mulai dari telur ayam, bebek, hingga telur puyuh bisa menjadi olahan telur yang lezat. Dari sejumlah olahan telur yang ada, sepuluh di antaranya merupakan olahan yang populer di Indonesia. Bacaterus akan memberikan informasi mengenai hidangan olahan telur paling favorit, nihYuk, disimak!

1. Telur Mata Sapi

* sumber: www.cookinglight.com

Di Indonesia, olahan ini lebih populer dengan sebutan telur ceplok. Olahan telur ini biasanya menggunakan telur ayam dan digoreng di atas minyak goreng panas. Pada olahan ini, telur ayam digoreng tanpa diaduk dan digoreng setengah matang.

Kelebihan olahan telur ini adalah bagian kuning telurnya. Saat kamu membelah bagian tersebut, kamu bakal melihat lelehan kuning telur menyembul keluar. Bagian tersebut merupakan bagian paling lezat dari telur mata sapi.

2. Telur Dadar

* sumber: www.goodhousekeeping.com

Berbeda dengan olahan telur sebelumnya, olahan telur ini dibuat dengan mengocok telurnya terlebih dahulu. Saat dikocok, telur diberi garam atau bumbu penyedap lainnya agar telurnya memiliki cita rasa. Barulah setelah itu digoreng di atas wajan yang telah diberi minyak goreng atau mentega.

Olahan telur ini cocok disantap bersama nasi hangat dan kecap manis. Selain enak, telur dadar ini rupanya juga berkhasiat. Konon, menu telur ini mampu meringankan gejala sakit kepala akibat demam influenza.

3. Telur Omelet

* sumber: www.rumahmesin.com

Ini adalah variasi dari telu dadar. Berbeda dengan telur dadar yang sederhana, telur omelet memiliki isian yang cukup kaya. Pada telur omelet, telur yang dikocok bakal diberi sejumlah bahan makanan lainnya. Misalnya: sosis, bakso, dan sayur-sayuran.

Adanya sejumlah tambahan bahan makanan itu membuat omelet semakin lezat disantap. Selain itu, nutrisinya juga bisa lebih tinggi dibanding telur dadar. Apalagi, jika isian yang kamu pakai adalah bahan makanan bergizi seperti sayur-sayuran.

4. Puyonghai

Puyonghai merupakan olahan telur terpopuler di Indonesia yang berasal dari Tionghoa, tepatnya dari daerah Shanghai. Olahan ini dibuat dengan cara mencampur telur dengan sejumlah daging, sayur, dan makanan laut. Telur bersama campuran bahan itu bakal diolah dan digoreng laiknya telur dadar atau omelet.

Sekilas, olahan telur ini mirip dengan omelet. Hanya saja, Puyonghai disantap dengan cara yang berbeda dengan omelet. Puyonghai sendiri biasanya disantap bersama dengan saus dan potongan nanas. Ini membuat cita rasanya menjadi gurih dan manis. Puyonghai juga lazim disantap dengan sepiring nasi hangat dan sayur cap cai yang gurih lagi sedap.

5. Telur Orak-Arik (Scrambled Eggs)

* sumber: www.cookinglight.com

Sama seperti omelet, olahan ini juga variasi dari telur dadar. Pada telur orak-arik, proses pengocokan atau pengadukan telur dilakukan dua kali. Pertama, saat telur masih mentah. Dan kedua, saat telur sudah dituangkan ke atas wajan.

Bahan dasarnya sendiri sama dengan telur dadar: telur ayam, garam, dan bumbu penyedap lainnya. Di luar negeri, telur orak-arik lazim disajikan di atas piring perak. Olahan telur ini nantinya bakal didampingi roti panggang, kentang goreng, sosis, dan bahkan daging babi.

Kalau kamu ingin penyajian yang lebih sederhana, kamu bisa menyajikannya hanya dengan sepiring nasi putih dan kecap manis.

6. Telur Kecap

* sumber: www.masakapahariini.com

Berbeda dari olahan-olahan telur sebelumnya, olahan telur ini tidak dibuat dengan cara digoreng. Olahan ini dibuat dengan cara merebus telurnya terlebih dulu. Telur yang sudah direbus itu nantinya dibelah menjadi dua (tidak dibelah dua juga tidak mengapa) dan dimasukkan ke dalam bumbu kecap.

Bumbu kecap sendiri dibuat dari kecap yang dicampur dengan bahan-bahan penyedap lainnya, seperti: bawang putih, bawang merah, dan lengkuas. Olahan telur ini memiliki cita rasa gurih dan manis, dan sangat cocok disantap bersama nasi putih dan bawang goreng.

7. Kerak Telor

* sumber: www.finrollnews.com

Kamu pasti sangat familiar dengan olahan telur ini. Ya, ini adalah olahan telur asli Betawi alias Jakarta. Kerak Telor sendiri dibuat dari telur ayam yang disangrai bersama beras ketan putih, ebi, bawang merah goreng, kelapa sangrai, kencur, bawang merah, garam, merica, dan gula pasir.

Telur dan bahan-bahan lainnya itu nantinya disangrai di atas wajan yang bagian bawahnya dipanasi arang. Nantinya, telur dan bahan-bahan itu akan membentuk permukaan yang bentuknya seperti kerak. Bagian permukaan itulah yang membuat olahan ini bernama Kerak Telor.

Di Jakarta, Kerak Telor cukup mudah ditemukan. Apalagi, jika kamu mengikuti Pekan Raya Jakarta (PRJ). Di PRJ, Kerak Telor adalah hidangan yang paling sering diincar pengunjung dan selalu laris manis.

8. Eggs Benedict

* sumber: dinnerthendessert.com

Ini adalah olahan telur yang populer lantaran banyaknya restoran yang mulai menyajikan olahan satu ini. Eggs Benedict sendiri merupakan sajian telur yang berasal dari Amerika Serikat dan lazim disajikan sebagai hidangan menjelang makan siang.

Eggs Benedict dibuat dari muffin Inggris yang dibagi dua dan bagian atasnya diberi telur apung, bacon/ham, dan saus Hollandaise. Bagi yang tidak menyukai bacon/ham, bisa menggantinya dengan daging sapi ataupun salmon.

Meskipun disantap menjelang makan siang, Eggs Benedict juga cocok sebagai menu sarapan. Di Jakarta, kamu bisa menemukan olahan telur ini di sejumlah tempat makan. Salah satunya adalah Monolog Plaza Senayan yang ada di Jalan Asia Afrika No. 8, Gelora, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Di Monolog Plaza Senayan, Eggs Benedict disajikan dengan cara mengganti bacon/ham dengan smoked salmon. Seporsi Eggs Benedict di sana bisa kamu dapatkan dengan kocek 89 ribu rupiah.

9. Semur Telur Puyuh

* sumber: johnbasedow.info

Sesuai dengan namanya, ini adalah olahan semur dengan bahan dasar telu puyuh. Cara membuatnya sendiri dimulai dengan merebus telur puyuh, lalu dikupas kulitnya. Setelah itu, buatlah bumbu semur dari tumisan bawang merah dan putih, kecap, garam, lada, dan kaldu sapi. Jangan lupa, masukkan sedikit air ke dalamnya.

Setelah bumbu semurnya jadi, masukkan telur puyuh yang kulitnya sudah dikupas itu. Biarkan selama beberapa menit hingga aiRnya sedikit menyusut. Serupa dengan telur kecap, olahan telur ini juga memiliki cita rasa gurih dan manis.

10. Telur Pitan (Bitan)

* sumber: pergikuliner.com

Telur Pitan merupakan olahan berbahan dasaR telur bebek. Olahan ini juga berasal dari Tiongkok; sama dengan Puyonghai. Cara membuat olahan ini adalah dengan melapisi telur bebek dengan campuran tanah liat, garam, abu, kapur, dan sekam. Setelah itu, telur bakal diperam selama tiga bulan.

Tiga bulan setelah diperam, telur bebek akan berwarna cokelat gelap, dengan warna kuning telurnya yang hijau keabu-abuan. Olahan telur ini sangat cocok disantap dengan bubur ayam, dan aman bagi penderita maag.

Itulah sepuluh olahan telur terpopuler di Indonesia. Semoga bermanfaat untuk kamu sekalian! Selain diolah menjadi aneka hidangan lezat, ternyata telur juga nikmat dimakan mentah, lho. Cari tahu cara konsumsinya di artikel cara makan telur mentah yang benar ini.

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan komentar