Bacaterus / Kentang / 10 Aneka Olahan Kentang Paling Favorit di Indonesia

10 Aneka Olahan Kentang Paling Favorit di Indonesia

Ditulis oleh - Diperbaharui 9 Juli 2019

Kentang merupakan salah satu bahan makanan yang mudah diolah. Mulai dari camilan hingga makanan berat, bisa dibuat dari bahan makanan bernama ilmiah Solanum tuberosum L ini. Olahan dari kentang sendiri kini sudah populer di masyarakat, termasuk di Indonesia.

Di Indonesia, setidaknya ada sepuluh olahan dari kentang yang tergolong populer. Sepuluh olahan kentang tersebut akan Bacaterus bahas di sini. Yuk, temukan olahan kentang favoritmu!

1. Perkedel

* sumber: bripoin.com

Semua orang pasti mengenal olahan kentang satu ini. Olahan ini dibuat dari kentang yang telah direbus dan dilumatkan, lalu dicampur dengan daun bawang, seledri, dan sejumlah bumbu penyedap. Setelah itu, dibentuk bulat gepeng, dicelupkan ke dalam kocokan telur ayam, dan barulah digoreng hingga kecoklatan.

Dewasa ini, perkedel sering diberi sejumlah tambahan bahan lainnya. Misalnya: daging cincang ataupun sosis. Meskipun dianggap olahan kentang asli Indonesia, resep dan nama perkedel sendiri justru diadaptasi dari Eropa, khususnya Belanda.

Resep perkedel asli Eropa sendiri aslinya berbahan dasar daging cincang yang dilumat dan digoreng. Adapun nama perkedel sendiri berasal dari bahasa Belanda: Frikadel.

2. Sambal Goreng Kentang

* sumber: review.bukalapak.com

Kalau yang satu ini pasti sangat populer, terutama saat Lebaran tiba. Sambal Goreng Kentang sendiri memang menjadi salah satu makanan yang disajikan saat lebaran tiba. Olahan kentang ini lazim disantap bersama dengan opor ayam dan ketupat.

Sambal Goreng Kentang sendiri dibuat dengan mencampurkan kentang yang telah dipotong dadu dengan bumbu sambal berbahan dasar cabai rawit serta bahan-bahan lainnya. Agar makin lezat, beberapa potong hati ampela dan petai juga lazim dimasukkan ke dalam olahan kentang ini.

3. Keripik Kentang

* sumber: www.tasteofhome.com

Kalau kamu ingin camilan berbahan dasar kentang, maka keripik kentang adalah pilihan yang tepat. Pada olahan ini, kentang diolah dengan cara dipotong tipis lalu digoreng atau dipanggang hingga kering. Agar makin bercita rasa, kentang tipis yang digoreng itu pun bakal diberi taburan bumbu yang lezat.

Olahan kentang ini konon ditemukan oleh George Crum pada 24 Agustus 1853. Di Indonesia, keripik kentang bisa kamu temui di mana pun, baik di pasar tradisional maupun supermarket. Di supermarket, keripik kentang bisa kamu jumpai dalam berbagai kemasan dan rasa.

4. Donat Kentang

* sumber: www.foodandwine.com

Sesuai namanya, ini adalah olahan kentang yang berupa kue donat. Kentang yang dipakai pada donat satu ini adalah kentang tumbuk atau tepung kentang. Donat kentang sendiri pertama kali diperkenalkan pada tahun 1900-an, dan resepnya mulai menyebar ke seluruh penjuru dunia pada 1938.

Donat kentang memiliki tekstur yang cenderung ringan dibanding donat pada lazimnya. Cita rasanya sendiri tak terlalu berbeda dibanding donat kebanyakan. Kalau kamu kebetulan sedang di Bandung, kamu bisa menemukan donat kentang di Donat Kentang Dy&dy yang berada di Jalan Prof eyckman No 36 (Foodcourt Indomaert eyckman), Paster, Kecamatan Sukajadi, Bandung.

5. Kentang Goreng (French Fries)

* sumber: www.seriouseats.com

Ini merupakan olahan kentang yang bisa kamu temui di sejumlah tempat makan. Mulai dari restoran fried chicken hingga kafe, olahan kentang ini pasti selalu ada. Kentang goreng sendiri lazimnya disediakan sebagai pendamping makanan lainnya, seperti: fried chicken; burger; serta fish and chips.

Adapun cara membuat olahan ini adalah dengan memotong kentang terlebih dahulu secara memanjang. Sesudah itu, kentang di goreng secara terendam di dalam minyak goreng panas. Kentang goreng kemudian disajikan dan bisa disantap baik itu secara langsung; dengan menggunakan saus; atau bersama makanan lainnya.

6. Potato Wedges

* sumber: www.crispndry.co.uk

Kalau dilihat dari tampilannya, olahan ini pasti bakal dianggap sama dengan kentang goreng (French fries). Walau begitu, kedua olahan berbasis kentang itu ternyata berbeda satu sama lain. Perbedaannya sendiri letaknya ada pada bentuk Potato Wedges.

Potato Wedges memiliki bentuk yang lebih lebar dan tekstur lebih padat dibanding kentang goreng. Cara mengolahnya pun lebih variatif dibanding kentang goreng. Bila kentang goreng hanya bisa digoreng saja, maka Potato Wedges bisa diolah dengan cara digoreng atau dipanggang.

Potato Wedges bisa disantap baik secara langsung, dicampur dengan cocolan saus sambal; atau bersama dengan hidangan steik (steak).

7. Mashed Potato (Kentang Tumbuk)

* sumber: www.today.com

Olahan kentang ini bisa kamu jumpai di sejumlah restoran western. Sesuai namanya, olahan yang pertama kali dibuat oleh Hannas Glasse ini dibuat dengan cara menumbuk kentang. Pada olahan ini, kentang tak hanya ditumbuk begitu saja.

Setelah ditumbuk, kentang pun digiling atau dilumat. Oh ya, sebelum menjalani sejumlah proses tersebut, kentang bakal direbus terlebih dahulu. Di restoran western, olahan kentang ini biasanya bakal diberi sejumlah bahan makanan atau bumbu lain, supaya lebih lezat saat disantap.

8. Sup Krim Kentang

* sumber: www.foodandwine.com

Olahan kentang satu ini cocok sekali untuk disantap semua kalangan. Mulai dari balita hingga manula, sangat bisa untuk menyantapnya. Ini tak lepas dari tekstur olahan kentang ini yang lembut bagaikan bubur ayam.

Cara membuatnya sendiri tidak begitu sulit. Kentang yang telah dipotong-potong nantinya bakal diblender dan ditumis bersama jagung manis yang telah diserut, susu, dan gula. Setelah matang, kamu bisa menambahkan parutan keju atau daging asap di bagian atasnya.

9. Rocshti (Rosti)

* sumber: www.thespruceeats.com

Rochti merupakan olahan kentang asal Swiss yang mulai populer di Indonesia. Olahan ini dibuat dari kentang tua yang telah dikupas, diserut kecil panjang dan direbus. Setelah itu, dicampur dengan telur, merica, dan sedikit garam.

Adonan tersebut nantinya akan dimasak di atas wajan bermentega hingga mengering. Barulah sesudahnya dilapisi lagi dengan adonan kentang dan diberi parutan keju. Rosti yang sudah matang nantinya bisa disantap langsung atau bersama lauk lainnya.

Di Indonesia (khususnya Jakarta) kamu bisa mencicipi olahan ini di Marche Restaurant. Di restoran itu, kamu bisa menyicipi Rosti yang dipadupadankan dengan Chicken Zucchini. Kalau kamu tertarik, datang saja ke alamat lengkapnya di Jalan M.H. Thamrin No. 1, Kebon Melati, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat.

10. Kroket Kentang

* sumber: review.bukalapak.com

Sama seperti keripik kentang, olahan kentang satu ini juga cocok sebagai camilanmu nanti. Olahan ini dibuat dengan cara memasukkan kentang dan bahan lainnya ke dalam kulit kroket. Sesudah itu digoreng hingga matang dan berwarna kuning kecokelatan.

Kroket kentang memiliki tekstur gurih di bagian luarnya. Di bagian dalamnya, kamu bisa merasakan cita rasa kentang yang kuat dan berpadu dengan bahan-bahan lainnya. Olahan ini sendiri bisa kamu beli di sejumlah toko kue.

Salah satunya adalah toko Delicio yang ada di Jalan Tebet Raya No. 86, Tebet Timur, Tebet, Jakarta Selatan. Di sana, kamu bisa mendapatkan sebiji kroket kentang dengan kocek Rp 6.500 saja. Tergolong murah sekali, bukan?

Itulah sepuluh olahan kentang terpopuler di Indonesia. Di antara sepuluh olahan tersebut, mana yang kamu suka? Yuk, beritahu kami di kolom komentar! Cari tahu juga informasi mengenai berbagai jenis kentang dalam artikel jenis-jenis kentang ini.

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan komentar