Bacaterus / Dunia Mistis / Inilah 7 Orang Yang Diberi Kesempatan Hidup Kedua

Inilah 7 Orang Yang Diberi Kesempatan Hidup Kedua

Ditulis oleh - Diperbaharui 14 November 2018

Kematian. Mendengarnya saja sudah membuat kita merasa risih dan bergidik sendiri. Maklum saja, kematian merupakan hal yang ditakuti oleh banyak orang. Hal ini cenderung membuat kita menjadi lebih waspada dan hati-hati dalam melakukan sesuatu yang dirasa cukup berbahaya, karena kita tidak ingin mendapatkan hal buruk yang mengakibatkan kematian.

Namun tak usah terlalu khawatir! Apabila ‘waktu’ kita belum tiba, itu berarti kesempatan hidup yang diberi oleh Sang Pencipta masih bisa kita rasakan sepanjang sisa umur kita. Di bawah ini adalah 10 orang yang masih diberi kesempatan hidup setelah terbebas dari maut yang seharusnya merenggut nyawa mereka. Yuk simak siapa saja!

Keluarga besar Ari Putro Cahyono

Minggu tanggal 28 Desember 2014 tahun lalu menjadi hari yang akan diingat oleh keluarga besar Ari seumur hidup mereka. Ini karena mereka semua selamat dari maut setelah pesawat Air Asia QZ8501 yang seharusnya mereka tumpangi hilang kontak 30 menit setelah lepas landas dari Bandara Juanda, Surabaya, dalam perjalanan ke Singapura.

Ari (32) yang saat itu akan berlibur ke Singapura bersama dengan keluarganya kaget bukan main karena pesawat yang akan mereka tumpangi berangkat lebih awal dari jadwal semula. Yang mereka tahu, pesawat take off jam 07.30, ternyata karena alasan tertentu, penerbangan diubah menjadi first flight jam 05:20.

Ari dan keluarganya tidak tahu soal ini. Pasalnya mereka tidak melihat e-mail pemberitahuan yang dikirim dari pihak Air Asia pada tanggal 15 Desember. Sebenarnya mereka sudah dihubungi oleh pihak maskapai. Tapi karena nomornya tidak dikenal, Ari tidak mau mengangkat. AirAsia juga coba menghubungi lagi tanggal 26, tapi Ari sekeluarga sedang menghadiri kebaktian natal. Jadi informasi tersebut tidak sampai di kuping Ari.

kesempatan hidup kedua Keluarga besar Ari Putro Cahyono

Waktu menunggu informasi selanjutnya, tiba-tiba jam 10:20 ada seorang petugas yang memberitahu kalau pesawat yang seharusnya Ari dan keluarga tumpangi hilang kontak. Dalam wawancara yang dilakukan dengan Tribun, kakak perempuan Ari, Christinawati mengungkapkan bahwa mereka akan liburan tahun baru di Singapura.

Rencananya, mereka akan di sana sampai 3 Januari. Namun karena kejadian ini, tiket hotel, serta tiket ke Wahana Universal senilai Rp 60 juta hangus tak bersisa. Walaupun begitu, Ari dan keluarga tidak memperdulikannya. Mereka selamat saja sudah menjadi harta yang tidak ternilai harganya.

Yani Tan

Lolos dari maut mungkin tidak pernah terbayangkan oleh Yani Tan sebelumnya. Namun hal ini benar-benar terjadi padanya saat Tan selamat dari runtuhnya menara World Trade Center pada serangan 9/11 2001 silam.

Yani Tan merupakan seorang pegawai di salah satu kantor finansial di menara WTC Tower 1 yang seharusnya sudah berada di dalam kantor saat kejadian terjadi. Namun karena Tan memakai sepatu baru untuk pergi kantor pada hari itu, Yani Tan lolos dari kematian.

World-Trade-Center

Mungkin kita bertanya-tanya, ‘hanya karena sepatu?’, dan jawabannya ‘Ya! Karena sepatu!’. Yani Tan membeli sepatu itu beberapa hari sebelum kejadian terjadi. Pada tanggal 11 September 2001, Tan memutuskan untuk pergi ke kantor dengan sepatu baru tersebut.

Sayang, belum ada setengah jalan sampai di kantor, tumit Tan lecet akibat bergesekan dengan kulit dalam sepatu. Karena terlalu perih, akhirnya Tan berhenti di sebuah apotek untuk membeli plester walau dirinya tahu akan terlambat. Sebagai catatan, Tan masuk kantor pukul 08:30. Kegiatannya itu membuat waktunya untuk sampai menara WTC menjadi molor sedikit.

Setelah selesai membeli plester, apa yang terjadi selanjutnya menjadi hal yang sangat disyukuri Tan. Sebuah pesawat komersial milik American Airlines sukses menghajar menara 1 WTC pada pukul 08:45; Membuat menara itu menjadi seperti obor yang menyala di pagi hari.

Tan kaget bukan main. Kalau saja tumit dia tidak terluka, kalau saja dia tidak berhenti untuk membeli plester, kalau saja hari itu dia tidak memakai sepatu baru. Mungkin dia akan menjadi 3000 orang yang tewas dalam kejadian itu. Tan merasa sangat bersyukur, dia sadar bahwa Tuhan masih memberikan dirinya kesempatan untuk hidup.

Logan Dryer

Logan Dryer

Firasat juga merupakan salah satu ‘tanda’ dari Tuhan yang dapat menyelamatkan kita dari Marabahaya. Seperti yang terjadi pada Logan Dryer, seorang siswa di Sandy Hook Elementary School yang berumur 5 tahun.

Pada tanggal 14 Desember 2012, seorang pemuda bernama Adam Peter Lanza (20) melepaskan timah panas secara membabi buta di sekolah Sandy Hook Elementary. Menewaskan sekitar 27 orang; 6 orang guru, 20 orang anak berikut sang penembak. Sebagai catatan, Adam bunuh diri setelah menembak secara brutal di dalam sekolah.

Dua minggu sebelum penembakan terjadi, Karen Dryer, ibunda Logan, mengaku kaget saat pihak sekolah menelponnya dan mengatakan bahwa Logan terserang rasa panik berlebih. Karena cemas, Karen langsung menjemput Logan di sekolah.

Entah kenapa, Logan merasa sangat ketakutan. Dia membentak kepala sekolah Sandy Hook, Dawn Hochsprung, saat sedang berusaha menenangkannya. Saat itu Dawn mengatakan, ‘Kami menyayangimu dan sekolah ini merupakan tempat yang menyenangkan!’. Namun Logan berteriak, ‘Tidak! Disini bukan tempat yang aman! Aku takut!’.

Benar saja, 2 pekan kemudian, kejadian mengerikan tersebut terjadi. Adam, sang pelaku penembakan, masuk ke dalam sekolah lantas membabat habis seisi kelas dengan senapan. Sang kepala sekolah, Dawn Hochsprung, beberapa guru, dan teman-teman Logan ikut menjadi korban yang tewas. Ini membuat semua orang dan Ibunda Logan tahu bahwa Logan bisa merasakan hal buruk yang akan terjadi di Sandy Hook Elementary School.

PSY

PSY

Siapa yang tak kenal dengan penyanyi nyentrik asal Korea Selatan ini? Penyanyi yang terkenal dengan lagu Gangnam Style dan tarian ala horseman tersebut sangat beruntung karena lolos dari maut akibat firasat yang membuat nyawanya tetap selamat.

Saat kejadian, PSY sedang berada di pusat pelatihan militer Naengok-Dong distrik Seocho Korea Selatan untuk masa pelatihan. Namun entah kenapa, PSY segera meninggalkan lokasi kejadian hanya beberapa menit sebelum kejadian mengerikan itu terjadi.

PSY mengaku harus menghadiri suatu acara sebagai entertainer, sehingga dirinya tidak bisa tinggal lebih lama di Naengok-Dong. Padahal saat itu belum waktunya para anggota latihan meninggalkan kamp militer.

Tak lama setelah PSY pergi, seorang anggota latihan militer berumur 23 tahun bernama Choi, langsung melepaskan tembakan ke beberapa rekannya menggunakan senjata K-2 yang ia pegang sebelum akhirnya bunuh diri menggunakan senapan yang sama.

Seperti yang dikutip dari KDramaStars.com, kejadian ini mengakibatkan 2 anggota militer di pusat pelatihan Naengok-Dong terbunuh di tempat, sedangkan 3 lainnya terluka.

Tim Sepakbola Swedia, Dalkurd FF

Tim Sepakbola Swedia, Dalkurd FF

Klub sepak bola ini tidak henti-hentinya mengucap syukur setelah tahu mereka selamat dari kecelakaan yang seharusnya menimpa mereka pada tanggal 24 Maret 2015 silam. Cerita bermula saat klub sepak bola Dalkurd FF akan kembali ke Swedia menggunakan pesawat airbus A320 milik maskapai Germanwings.

Beberapa saat sebelum proses check-in dimulai, seluruh pemain dan staff merasa waktu transit yang akan mereka tempuh dari Düsseldorf ke Swedia terlalu lama. Ini membuat mereka mengganti penerbangan mereka dengan pesawat Germanwings lain namun dengan waktu yang sama.

Akhirnya mereka dibagi menjadi 3 kelompok; 1 kelompok terbang dari Barcelona melalui Munich dan kelompok lainnya melalui Zurich, Swiss menggunakan anak maskapai Lufthansa.

Seperti yang dikutip dari Daily Mail, keputusan yang dilakukan menjelang menit terakhir proses check-in itu telah menyelamatkan seluruh delegasi Dalkurd FF sebanyak 29 orang; termasuk pemain dan para staff. Adil Kizil, sekalu direksi klub Dalkurd FF mengaku sangat terkejut mendengar kabar buruk ini.

Pasalnya, saat proses check-in berlangsung, dirinya dan delegasi klub sepakbola asal Swedia tersebut berada 1 gerbang dengan para penumpang Germanwings 4U 9525. Pesawat Germanwings 4U9525 jatuh di pegunungan Alpen, Prancis dengan  membawa 144 penumpang, termasuk 2 bayi dan 16 remaja, serta 6 awak. Seluruh penumpang dipastikan tewas.

Ivete Medeiros

bra kawat Ivete Medeiros

Wanita asal Brazil ini tidak akan pernah melupakan kejadian mengerikan yang ia alami pada tanggal 22 Januari 2015 kemarin. Niat awalnya berbelanja di salah satu pusat perbelanjaan di kota Belem, wilayah Amazon, Brasil, berubah menjadi hal buruk setelah dirinya tertembak oleh kawanan perampok yang sedang beraksi di dekatnya.

Tembakan itu merupakan peluru nyasar yang di tembakan oleh kawanan perampok untuk menghalau orang-orang yang menghalangi. Seharusnya Ivete meregang nyawa setelah tertembak. Namun ajaib! Kawat bra yang ia pakai saat itu menyelamatkan hidupnya.

Peluru yang ditembakan perampok itu tertahan di bagian kawat bra sebelum mengenai kulit Ivete. Peluru itu tersangkut akibat kawat bra Ivete yang lumayan tebal dan keras, membuatnya seperti rompi anti peluru. Dalam CCTV yang ada di luar supermarket tempat Ivete berbelanja, terlihat Ivete sangat kaget setelah tertembak.

Dirinya dengan segera mendapat pertolongan dari warga sekitar, namun beberapa saat kemudian Ivete bisa kembali berdiri. Padahal orang-orang di sekitarnya mengira kalau Ivete terluka sangat parah.

Cardeza Family

Cardeza Family

Siapa yang tidak tahu kisah tenggelamnya kapal Titanic? Kapal mewah yang digadang-gadang menjadi kapal terkuat dan tak bisa tenggelam itu akhirnya karam setelah menyerempet gunung es di samudera Atlantik pada tanggal 14 April 1912.

Sekitar 1500 orang menjadi korban dan menimbulkan kerugian besar bagi negara Inggris; pasalnya hampir seluruh jutawan pemegang saham yang mempunyai andil besar dalam perekonomian Inggris ikut dalam pelayaran perdana Titanic juga menjadi korban. Salah satunya kelurga Cardeza.

Keluarga Cardeza adalah jutawan di Inggris yang mempunyai hobi berpetualang. Setelah menghabiskan waktu berpetualang, mereka kembali ke Amerika Serikat menumpang kapal Titanic dari Cherbourg, Perancis.

Namun saat akan berangkat, pelayan keluarga Cardeza, Anne Ward, tiba-tiba ketakutan dan menolak untuk naik kapal. Dirinya bermimpi kalau kapal Titanic akan tenggelam. Walau sudah dibujuk berulang kali, Anne tetap tidak mau naik. Akhirnya Mrs. Cardeza membeli tiket paling mahal seharga £512 untuk kamar di ruang suite B-51/53/55  yang memiliki sekoci pribadi.

Mimpi Anne pun terbukti. Kapal Titanic akhirnya tenggelam. Anne dan majikannya Mrs. Charlotte Wardle Cardeza, dan Thomas Drake Martinez Cardeza selamat dari kecelakaan naas tersebut.

Nah itulah kisah 7 orang yang selamat dari kematian dan diberikan kesempatan hidup kedua oleh Tuhan. Kematian memang menjadi rahasia Tuhan, ada yang bisa lolos dari kematian, namun ada juga yang tidak bisa lolos darinya seperti kisah film Final Destination yang menjadi kenyataan.

Baca juga artikel lainnya tentang atau tulisan menarik lainnya dari .

About the Author:

Gerryaldo
Pluviophile; (n) a lover of rain; someone who finds joy and peace of mind during rainy days

Leave A Comment