bacaterus web banner retina

10 Produksi Film Paling Berbahaya, Wujud Dedikasi Pegiat Film

Ditulis oleh Desi Puji Lestari - Diperbaharui 22 Maret 2021

Hadirnya sebuah film hingga dapat tayang ke hadapan para penonton tak jarang meninggalkan kenangan buruk dalam proses produksinya. Menghabiskan waktu berbulan-bulan di suatu tempat yang kadang belum pernah dikunjungi sebelumnya, uang yang tidak sedikit serta pengambilan adegan yang penuh risiko, adalah pengorbanan-pengorbanan yang dilakukan para pekerja film.

Mereka bekerja keras serta berdedikasi melahirkan sebuah karya yang berkualitas dari segala aspek. Beberapa produksi film berbahaya yang pernah ada berikut ini memperlihatkan wujud pengorbanan yang dimaksud. Apa saja film-film yang membahayakan hingga mengancam nyawa pemain serta kru saat proses pembuatannya? Ulasan di bawah ini akan memberikan informasinya untuk Anda.

1. The Viking

The VikingSumber: thevintagenews.com

  • Tanggal/Tahun Rilis: 5 Maret 1931
  • Genre: Petualangan, Drama
  • Produksi: D. Williams, Newfoundland-Labrador Film Company
  • Sutradara: George Melford, Varick Frissell
  • Pemain: Louise Huntington, Charles Starrett, Arthur Vinton, Robert Bartlett

Film ini merekam peristiwa dramatis yang terjadi selama perburuan anjing laut di sepanjang Pantai Newfoundland, Kanada. Ketika proses pengambilan gambar selesai dilakukan, Frissell menonton filmnya tersebut bersama crew sebelum ia dipublikasikan. Merasa tidak puas, Frissell kembali melakukan proses pengambilan gambar.

Bersama sejumlah tim, Frissell menaiki SS Viking pada Maret 1931. Kru yang bertugas, dilepas di Pantai Labrador. Sementara yang lain merekam proses perburuan anjing laut serta keadaan sekitar berupa gunung es. Kapal kemudian tiba-tiba terjebak di lautan es di dekat Horse Island.

Sembari menunggu bantuan datang, Frissell dan kru berjalan di atas es yang cukup tebal. Menyadari bahwa es terlalu tebal sehingga kapal tidak bisa dikeluarkan secara manual, para tenaga bantuan memutuskan untuk meledakkan es. Mereka lantas menyiapkan dua puluh lima peti dinamit.

Nahas, salah satu petugas yang menyiapkan peledak tersebut tanpa sengaja meledakkannya secara tiba-tiba. Akibatnya dua puluh lima peti dinamit meledak satu per satu menghancurkan seluruh bagian belakang kapal dan menewaskan 27 orang termasuk Frissell.

Baca juga: 10 Film tentang Viking bagi Penggemar Mitologi dan Perang

2. The Conqueror

The Conqueror

  • Tanggal/Tahun Rilis: 2 Februari 1956
  • Genre: Petualangan, Perang
  • Produksi: RKO Radio Pictures
  • Sutradara: Dick Powell
  • Pemain: John Wayne, Susan Hayward, Agnes Moorehead, Pedro Aemendariz, Thomas Gomez, John Hoyt

Pengambilan film ini berlangsung di beberapa lokasi di Utah, yaitu Snow Canyon, Pine Walley, Warner Valley, Harrisburg dan Leeds. The Conqueror juga syuting di dekat St. George, Utah, yang berjarak sekitar 220 Km dari United States Government’s Nevada National Security Site. Lokasi tersebut “menerima” beban dampak nuklir dari uji coba aktif yang dilakukan pihak pemerintah.

Proses syuting tetap dilakukan sebab pihak pemerintah telah meyakinkan bahwa uji coba tersebut tidak membahayakan kesehatan. Namun, selepas syuting, dari 220 kru yang terlibat, 91 orang terkena kanker dan 46 meninggal oleh kanker.

Setidaknya ada beberapa nama besar yang terlibat dalam proses pembuatan film ini meninggal karena kanker. Yaitu para pemainnya antara lain John Wayne, Susan Hayward, Agnes Moorehead, John Hoyt dan Armendariz, sutradara Dick Powell dan beberapa kru lain. Pihak kerabat Wayne yang mengunjungi lokasi syuting dikabarkan juga ikut terdampak.

3. L’arche de Noe/Noah’s Ark

L’arche de NoeSumber: vodkaster.com

  • Tahun Rilis: 1 November 1928
  • Genre: Roman, Perang, Drama, Hitam Putih, Musikal, Epos, Melodrama, Bencana
  • Produksi: Warner Bros. Pictures
  • Sutradara: Michael Curtiz
  • Pemain: Dolores Costello, George O’Brien, Noah Berry, Louise Fazenda

Michael Curtiz membuat sebuah film tentang peristiwa hebat yang terjadi pada masa Nabi Nuh. Apalagi jika bukan mengenai bahtera yang sampai sekarang masih menjadi rahasia. Dalam proses pembuatannya, Curtiz membuatnya senyata mungkin. Sutradara ini berusaha menciptakan banjir besar dengan menciptakan sebuah set berisi 600.000 galon air.

Nahas, volume air yang sangat besar tersebut membuat tiga orang kru tenggelam dan satu orang terluka sehingga kakinya harus diamputasi. Sebagian lainnya mengalami patah kaki dan cedera serius. Sebelumnya mereka harus berjam-jam berendam di dalam air yang semakin dingin dengan menggunakan kostum yang cukup berat.

4. Roar

RoarSumber: letterboxd.com

  • Tahun Rilis: 30 Oktober 1981
  • Genre: Horor Komedi, Komedi, Petualangan, Eksploitasi
  • Produksi: Film Consortium
  • Sutradara: Noel Marshall
  • Pemain: Tippi Hedren, Melanie Griffith, John Marshall, Jerry Marshall, Noel Marshall, Kyalo Mativo

Produksi film berbahaya yang selanjutnya adalah proses yang dilakukan saat pembuatan film Roar (1981). Film yang disutradarai oleh Noel Marshall ini mengakibatkan banyak kru mengalami luka-luka yang cukup serius akibat serangan hewan-hewan buas seperti singa dan cougar.

Film Roar melibatkan banyak hewan buas tidak terlatih dalam produksinya. Tidak heran jika kru dan pemain mengalami penyerangan hingga terluka parah. Setidaknya ada sekitar 70 kru dari 140 terluka selama proses produksi. Noel Marshall digigit oleh singa jantan di bagian tangan. Penyerangan ini tidak terjadi satu kali melainkan beberapa kali.

Sang aktris, Melanie Griffith juga harus menerima 50 jahitan akibat diserang oleh singa betina. Beruntung dia tidak kehilangan matanya, hanya memang harus menjalani beberapa rekonstruksi wajah. Produksi film berbahaya ini seharusnya bisa dihindari dengan menggunakan hewan-hewan terlatih saat syuting.

5. Twilight Zone: The Movie

Twilight Zone The MovieSumber: see-aych.com

  • Tahun Rilis: 24 Juni 1983
  • Genre: Horor, Fiksi Ilmiah, Fantasi
  • Produksi: Film Consortium
  • Sutradara: John Landis, Stephen Spielberg, Joe Dante, George Miller
  • Pemain: Dan Aykroyd, Albert Brooks, Scatman Crothers, John Lithgow, Vic Morrow, Kathleen Quinlan

Tanggal 23 Juli 1982 sebuah helicopter jenis Bell UH-1 Iroquois jatuh di wilayan Indian Duner, Valencia, Santa Clarita, California. Kecelakaan tersebut mengakibatkan sang aktor Vic Morrow dan dua aktris cilik Myca Dinh Le dan Renee Shin Yi Chen meninggal dunia. Sementara enam penumpang lain mengalami cedera.

Ketiganya menaiki helicopter nahas tersebut dalam segmen yang disutradarai oleh John Landis. Dua aktris cilik yang menjadi korban ternyata juga dipekerjakan secara illegal. Akibat kecelakaan ini, prosedur baru serta standar keselamatan dalam industri pembuatan film diperbaiki.

6. The Expendables 2

The Expendables 2

  • Tahun Rilis: 13 Agustus 2012
  • Genre: Laga, Petualangan
  • Produksi: Millenium Film, Nu Image
  • Sutradara: Simon West
  • Pemain: Sylvester Stallone, Jason Statham, Jet Li, Dolph Lundgren, Chuck Noris, Jean-Claude Van Damme, Bruce Willis, Arnold Schwarzenegger, Tery Crews, Randy Couture, Liam Hemsworth, Scott Adkins, Amanda Ooms, Charisma Carpenter

Melibatkan segudang aktor hebat tidak menjamin sebuah produksi film berjalan mulus-mulus saja. Salah satunya bisa dilihat dalam proses produksi film The Expendable 2 yang tayang pada 2012 lalu. Film ini menewaskan seorang stuntman bernama Kun Liu saat pengambilan gambar dilakukan di Ognyanovo Reservoir, sekitar 15 Km dari Sofia.

Selain Kun Liu, seorang stuntman lainnya bernama Nuo Sun juga terluka parah dalam sebuah peristiwa ledakan ketika proses pengambilan film berlangsung. Dua bintang yang ikut berperan dalam film ini, yakni Sylvester Stallone dan Arnold Schwarzenegger juga dikabarkan harus menjalani operasi bahu akibat cedera yang didapat selama proses syuting.

7. Waterworld

WaterworldSumber: sgliput.wordpress.com

  • Tahun Rilis: 28 Juli 1995
  • Genre: Laga, Petualangan
  • Produksi: Gordon Company, Davis Entertainment, Licht/Mueller Film Corporation
  • Sutradara: Kevin Reynolds
  • Pemain: Kevin Costner, Dennis Hopper, Jeanne Tripplehorn, Tina Majorino, Michael Jeter

Produksi film berbahaya juga terjadi saat pengambilan gambar untuk film Waterworld (1995). Pasalnya para kru dan pemain harus beradaptasi dengan laut buatan yang diletakkan di Samudra Pasifik tepatnya di lepas pantai Hawaii. Mereka mengalami mabuk laut, beberapa kali tersengat ubur-ubur bahkan seorang penyelam hampir tewas dalam proses syutingnya.

Jeanne Tripplehorn dan Tina Majorino juga mengalami peristiwa mengerikan selama pengambilan gambar. Mereka harus diselamatkan oleh tim penyelam setelah perahu layar yang mereka tumpangi dihantam oleh angin kencang selama lebih dari setengah jam. Selain kejadian-kejadian mengerikan tersebut, beberapa peristiwa mendebarkan juga mewarnai pembuatan film ini.

8. Top Gun

Top GunSumber: letterboxd.com

  • Tahun Rilis: 12 Mei 1986
  • Genre: Laga, Drama, Roman
  • Produksi: Don Simpson’Jerry, Bruckheimer Films
  • Sutradara: Tony Scott
  • Pemain: Tom Cruise, Kelly McGillis, Val Kilmer, Anthony Edwards

Produksi film Top Gun melibatkan pesawat dari skuadron tempur F-14 VF-51. Pihak produksi mengeluarkan uang sekitar US$ 7.800/jam untuk operasional pesawat tempur tersebut. Mereka ditugaskan untuk mengambil gambar yang dibutuhkan.

Suatu ketika Tony Scott ingin merekam adegan berupa pendaratan dan lepas landas pesawat dengan pencahayaan matahari yang alami. Hal ini disetujui oleh komandan pesawat. Mereka bersedia memutar pesawat guna mendapatkan scene yang diinginkan. Untuk melakukan manuver ini, seorang pilot aerobatic terkenal, Art Scholl, siap ditugaskan.

Ketika tiba waktunya pengambilan gambar, pesawat yang diterbangkan Scholl tiba-tiba berputar tidak sesuai intruksi. Dari dalam pesawat Scholl mengirimkan pesan bahwa dia sedang dalam masalah. Dia tidak dapat mengembalikan putaran kemudian menabrakkan Pitts Special biplane ke dalam Samudera Pasifik di lepas pantai California Selatan. Kecelakaan tidak dapat dihindarkan. Tubuh dan bangkai pesawat berhasil ditemukan.

9. The Wizard of Oz

The Wizard of OzSumber: mubi.com

  • Tahun Rilis: 25 Agustus 1939
  • Genre: Fantasi, Musikal
  • Produksi: Metro-Goldwyn-Mayer
  • Sutradara: Victor Fleming
  • Pemain: Judy Garland, Frank Morgan, Ray Bolger, Bert Lahr

Siapa sangka film bergenre musikal ini juga melakukan sesuatu yang berdampak buruk bagi pemainnya. Proses produksi yang semula berjalan baik harus mengalami kendala setelah Buddy Epsen, pemeran Tin Man, memutuskan keluar dari perannya. Penyebabnya adalah dia mengalami gangguan pernapasan yang cukup serius akibat penggunaan cat perak di seluruh tubuhnya.

Sang pemeran pengganti, Jack Haley, juga mengalami masalah serupa. Haley malah harus menderita infeksi mata saat syuting. Selain itu, Margaret Hamilton yang berperan sebagai penyihir jahat juga menderita luka bakar cukup parah di bagian muka sebab terlalu dekat dengan ledakan kembang api saat proses syuting berlangsung.

10. The Passion of the Christ

The Passion of the ChristSumber: wegotthiscovered.com

  • Tahun Rilis: 25 Februari 2004
  • Genre: Drama, Epos, Sejarah
  • Produksi: Newmarket Films
  • Sutradara: Mel Gibson
  • Pemain: Jim Caviezel, Monica Bellucci, Maia Morgenstern, Sergio Rubini

Jim Caviezel patut diacungi jempol berkat dedikasinya yang luar biasa selama memerankan Jesus Christ dalam film ini. Pasalnya hampir semua adegan yang menggambarkan penyiksaan, terjadi sungguhan. Jim mengaku tidak duduk selama proses syuting berlangsung. Ketika adegan memanggul salib, bahunya mengalami cedera sebab salib yang dipanggul benar-benar berat.

Para kru yang menyaksikan Jim kesulitan menganggap aktor tersebut tengah menjiwai perannya. Padahal yang sebenarnya terjadi, Jim benar-benar tersiksa. Pada pengulangan proses pengambilan gambar, salib yang berat tersebut akhirnya diganti menjadi lebih ringan.

Adegan lain yang membahayakan nyawa Jim Caviezel adalah saat penyambukan. Pasalnya cambuk yang digunakan adalah cambuk sungguhan. Sementara punggung sang aktor hanya dilapisi papan dengan tebal 3 cm. Beberapa kali kulit yang tidak terlindungi papan, terkena cambuk hingga dia kesakitan luar biasa.

Jim Caviezel juga harus terkena hipotermia akibat berakting telanjang, bergantung di atas kayu salib dan berada di atas bukit saat cuaca sedang sangat dingin. Dia merasakan tubuhnya lumpuh, hingga para kru menghentikan proses syuting untuk menyelamatkan nyawanya. Tidak heran jika film ini masuk sebagai salah satu produksi film berbahaya sepanjang sejarah.

Produksi film berbahaya dari judul-judul di atas sedikit banyak meninggalkan trauma dan catatan kelam bagi industri perfilman. Kecelakaan-kecelakaan fatal tersebut seharusnya menjadi pengingat bagi para pekerja film bahwa keselamatan tetap nomor satu. Lalu apakah Anda penasaran dengan jalan cerita film-film di atas? Selamat mencarinya dan menyaksikan!

MENU

© Bacaterus Digital Media
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram