Bacaterus / Film Animasi / 10 Film Animasi Non-Hollywood Terbaik Sepanjang Masa

10 Film Animasi Non-Hollywood Terbaik Sepanjang Masa

Ditulis oleh - Diperbaharui 30 Desember 2018

Jika selama ini yang kita tahu dominasi film-film animasi ada di tangan Hollywood dengan studio-studio besarnya, seperti Disney dan DreamWorks, sebenarnya perfilman negara-negara lain pun memiliki film-film animasi yang bisa bersaing dalam masalah kualitas.

Meski memang penuturan dan visualisasinya sangat jauh berbeda dengan produksi Hollywood, tetapi mereka memiliki ciri khas tersendiri yang tidak bisa ditiru oleh Hollywood sekalipun.

Di Eropa, Inggris dan Prancis adalah salah satu negara yang paling produktif industri perfilmannya, termasuk untuk film animasi. Bahkan ada beberapa yang dibuat bersama dengan Hollywood untuk didistribusikan di tanah Amerika.

Clay-mation sangat terkenal di Inggris dan animasi 2D klasik masih bertahan di perfilman Prancis. Sedangakn di Asia, Jepang dengan Studio Ghibli-nya menguasai pasar Asia bahkan salah satu filmnya berhasil meraih Oscar sebagai Film Animasi Terbaik di tahun 2003. Berikut ini kami pilihkan 10 film animasi terbaik dari beberapa perfilman dunia, kecuali Hollywood.

1. Castle in the Sky [1986]

castle in the sky

Film karya Hayao Miyazaki ini adalah film pertama yang diproduksi dan dirilis oleh Studio Ghibli. Kisahnya bercerita tentang petualangan sepasang anak kecil yang menjaga kristal ajaib dari sekelompok agen militer, sembari mencari kastil melayang yang legendaris.

Film ini dianggap sebagai salah satu film animasi terbaik yang telah memberikan banyak pengaruh bagi dunia animasi khususnya. Di tahun 1998, film ini di dubbing ke dalam bahasa Inggris dan dirilis di Amerika, dan mendapat respon yang sangat baik dari para penonton di sana.

2. Grave of the Fireflies [1988]

grave of the fireflies

Film yang juga merupakan produksi Studio Ghibli ini adalah adaptasi dari cerita pendek semi-autobiografi karya Akiyuki Nosaka. Mengambil seting di kota Kobe, film ini menceritakan tentang dua kakak-adik, Seita dan Setsuko, dan perjuangan mereka yang nyaris putus asa untuk selamat selama bulan-bulan terakhir Perang Dunia II.

Kritikus film senior, Roger Ebert, memuji film ini dan menganggapnya sebagai salah satu film terbaik tentang perang, meski dalam bentuk animasi.

3. My Neighbor Totoro [1988]

my neigbor totoro

Di saat yang sama, Studio Ghibli juga merilis film karya Hayao Miyazaki yang memperkenalkan karakter roh kayu bernama Totoro lewat film ini. Karakter yang segera menjadi icon dan sering muncul dalam film-film karya Miyazaki di kemudian hari ini, membawa film ini meraih banyak penghargaan di beberapa festival film dunia, salah satunya adalah Animage Anime Grand Prix Prize.

Di tahun 2006, Disney merilis versi dubbing dalam bahasa Inggrisnya untuk pasar Amerika dan sukses besar, membuktikan bahwa film ini tidak lekang oleh waktu.

4. Akira [1988]

akira

Film animasi yang merupakan adaptasi dari manga karya Katsuhiro Otomo ini mengambil seting di dunia dystopia Tokyo pada tahun 2019. Kisahnya bercerita tentang seorang pemimpin gang motor yang harus menghentikan temannya agar tidak menggunakan kekuatan superpower yang baru didapatnya untuk melepaskan esper gila yang lepas dari laboratorium.

Film ini sudah menjadi cult classic dengan banyak fans-nya dan dianggap sebagai salah satu film animasi dengan visualisasi terbaik yang kemudian banyak menginspirasi dunia animasi pada umumnya.

5. Ghost in the Shell [1995]

ghost in the shell

Satu lagi film animasi Jepang yang merupakan adaptasi dari manga karya Masamune Shirow yang dianggap sebagai salah satu film anime terbaik hingga saat ini.

Tema fiksi ilmiah dengan balutan filosofi yang cukup kental ini menampilkan cerita yang rumit penuh intrik dan misteri, tetapi mampu menginspirasi banyak sineas, salah satunya adalah Wachowski bersaudara yang mencoba menampilkan salah satu elemennya dalam film The Matrix [1999]. Di tahun 2017, versi live-action produksi Hollywood dirilis dengan aktris Scarlett Johansson sebagai tokoh utamanya.

6. Princess Mononoke [1997]

princess mononoke

Hayao Miyazaki kembali membesut sebuah film animasi yang bagus, kali ini dengan genre kolosal yang berdasarkan sejarah akhir zaman Muromachi sekitar tahun 1336-1573, dan tentu saja dibalut dengan unsur fantasi yang cukup proporsional.

Film ini menjadi box-office di Jepang hingga dikalahkan oleh Titanic [1998], dan merupakan film animasi terlaris hingga munculnya Spirited Away [2001]. Nuansanya sedikit lebih kelam dan banyak mengumbar adegan kekerasan.

7. Spirited Away [2001]

spirited away

Inilah pencapaian terbaik Studio Ghibli di dunia animasi. Sebuah kisah fantasi yang mampu menggugah imajinasi dan motivasi penonton dengan kisahnya yang penuh filosofi ditampilkan dengan visualisasi yang mampu memukau mata, meski hanya animasi hasil hand drawn.

Selain sukses secara komersial di Jepang sebagai film terlaris sepanjang masa, film karya Hayao Miyazaki yang kisahnya terinspirasi dari cerita anak seorang rekannya ini berhasil meraih Oscar sebagai Best Animated Feature. Lewat distribusi Disney, film ini pun sukses dalam peredarannya di Amerika.

8. Persepolis [2007]

persepolis

Geliat animasi Jepang dalam persaingan dominasi animasi di dunia ternyata juga membangkitkan perfilman animasi di benua Eropa. Film karya Marjane Satrapi yang berdasarkan novel bergambar karyanya juga, adalah produksi bersama antara Prancis dan Iran, yang menceritakan pengalaman masa remaja Satrapi di Iran yang bersinggungan dengan agama, politik, pergaulan dan berbagai aspek lainnya pada masa Revolusi Iran.

Meski animasinya lebih berupa sketsa hitam-putih, tetapi dengan cerita dan penuturannya yang unik, penonton tidak akan dibuat bosan dengan film yang tidak boleh tayang di Iran ini.

9. Waltz with Bashir [2008]

waltz with bashir

Film produksi Israel ini sangat unik. Film adalah sebuah film dokumenter tentang kisah sang sutradara, Ari Folman, pada saat menjadi tentara Israel pada saat Perang Lebanon di tahun 1982, hanya saja ditampilkan dalam bentuk animasi.

Kisah yang ditampilkan adalah sebuah kejujuran akan ganasnya peperangan yang penuh dengan intrik, konflik, dan politik yang bersinggungan langsung dengan rasa peri-kemanusiaan. Film ini berhasil meraih banyak penghargaan, salah satunya dari Cannes Film Festival dan Golden Globe. Meskipun begitu, film ini sendiri dilarang tayang di Lebanon.

10. Mary and Max [2009]

mary and max

Film animasi produksi Australia ini hanya bermodalkan kecil dan berhasil meraih cukup keuntungan pada saat peredarannya di bioskop-bioskop dunia pada saat itu.

Film dengan gaya stop-motion ini menampilkan Philip Seymour Hoffman dan Toni Collette sebagai pengisi suara yang mampu menyihir penonton dengan rangkaian cerita dan visualisasi yang unik. Respon positif banyak diberikan kepada film yang pertama kali diputar di Cannes Film Festival ini.

Dengan gaya penuturan dan visual yang sangat jauh berbeda dengan animasi produksi Hollywood, membuat film-film animasi ini sangat dikagumi meski hanya dibuat dengan sangat sederhana dan bujet yang murah.

Kekuatan cerita dan penuturan yang unik adalah nilai lebih dari film-film animasi non-Hollywood ini. Kita harapkan, berbagai macam gaya animasi yang terkesan klasik ini tetap terjaga di tengah gempuran animasi-animasi 3D dan CGI.

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan komentar