advertisements
advertisements

Anda bersemangat setelah mengikuti satu sesi latihan yoga dan memotivasi diri sendiri untuk rutin berlatih. Motivasi itu mendorong Anda untuk mulai mencari berbagai kebutuhan penunjang berlatih Anda. Alat penunjang memang sangat dibutuhkan pada saat berlatih, tidak hanya untuk kenyamanan tetapi juga untuk keamanan.

Berdasarkan pengalaman rekan-rekan Anda, kemudian Anda mencari penunjang paling krusial dalam berlatih yoga, yaitu matras. Begitu banyak jenis pilihan dan harga matras yoga di pasaran, seringkali kita kebingungan mencari yang tepat. Nah, bagi Anda yang sedang mencari tahu apa saja yang perlu dipertimbangkan ketika memilih matras yoga, perhatikan tips berikut:

Bahan

advertisements
advertisements

Pemilihan bahan dasar dari matras yoga Anda sangat penting karena tidak hanya berpengaruh kepada Anda melainkan juga pada lingkungan. Kebanyakan dari matras yoga di pasaran terbuat dari bahan PVC atau polyvinyl chloride, TPE atau thermoplastic elastomers dan karet alami sehingga Anda harus lebih hati-hati dalam memilih.

Matras berbahan PVC sebaiknya dihindari karena penggunaan yang terus menerus dapat mengandung zat karsinogen (pemicu kanker). Beberapa produsen matras yoga ternama membuat matras yoga yang berbahan karet alami, serat tumbuhan, serta kapas alami.

Matras berbahan TPE biasanya memiliki ketahanan yang cukup rendah, terlebih lagi jika Anda menggunakan terus menerus. TPE membuat matras terlalu empuk sehingga dapat membuat latihan Anda tidak nyaman. Selain itu, matras berbahan TPE mudah terkelupas jika Anda tidak berhati-hati pada saat memakai, membawa atau menyimpannya.

Perhatikan jika Anda memiliki alergi terhadap bahan latex karena matras yoga berbahan karet alami dapat memicu alergi. Anda akan disarankan untuk menggunakan matras yoga berbahan kapas. Tidak hanya aman bagi alergi Anda, tetapi juga mudah untuk dicuci dan lembut. Sayangnya, matras semacam ini membutuhkan pencucian secara rutin.

Ketebalan

yoga mat yang bagus

Terkadang Anda mengabaikan ketebalan pada matras yoga yang akan Anda pilih karena menganggapnya sama. Setiap matras yoga memiliki ukuran ketebalan berbeda yang disesuaikan dengan jenis latihan yoga serta tempat biasa Anda berlatih.

Bagi Anda yang memilih untuk berlatih di rumah atau seorang professional yogi, sebaiknya Anda memilih matras yoga yang memberikan bantalan lebih. Hal ini tentunya dimaksudkan agar sikap-sikap inversi dapat dilakukan dengan mudah. Ketebalan dari matras yoga semacam ini biasanya 6mm sehingga dapat nyaman menyangga tulang punggung, paha, lutut dan sikut.

Jika berlatih di alam terbuka adalah kegemaran Anda, tentunya Anda membutuhkan matras yang ringan dan mudah untuk dibawa. Ketebalan yang dibutuhkan matras Anda setidaknya 1 – 1,5 mm. Hanya saja Anda harus lebih teliti karena ketebalan ini terkadang membuat rentan pada saat penyimpanan atau penggunaan.

Lain halnya bagi Anda sang penyuka Bikram Yoga, tentunya memilih matras yoga yang terbuat dari karet sangat tidak dianjurkan. Selain karena matras bebahan karet akan mengeras jika terkena suhu panas, pori-porinya pun sangat terbuka sehingga kelembaban dari keringat dapat masuk dan menjadi sarang bakteri.  Jenis ketebalan matras untuk bikram yoga biasanya adalah 4 – 4,5mm.

Daya Cengkram

Matras yang Anda pilih tidak hanya harus nyaman melainkan juga memiliki daya cengkram yang baik. Daya cengkram ini bertujuan untuk membuat setiap sikap Anda mantap dan matras tidak bergeser pada saat Anda berlatih.

Anda tentunya tidak ingin terkilir pada saat berlatih beberapa sikap inversi yang menantang karena matras Anda licin. Matras berbahan PVC memiliki kualitas daya cengkram yang cukup baik. Beberapa brand matras yoga ternama seperti Manduka, Lululemon, dan Gaiam, misalnya, menawarkan alas matras yang bertekstur.

advertisements
advertisements

Jika Anda memutuskan untuk memilih matras berbahan PVC, sebaiknya Anda mencuci terlebih dahulu matras yoga itu. Anda pun dianjurkan untuk mencuci matras jika kedua tangan Anda tergelincir pada saat melakukan sikap downward dog.

Tekstur

Hal yang perlu Anda perhatikan pada saat memilih matras yoga adalah tekstur. Seperti yang telah disebut pada poin 3, tekstur pada matras sangat penting ketika berlatih. Tekstur matras yang bergelombang, berbintik atau bergaris dimaksudkan untuk membuat matras tidak mudah bergeser.

Tekstur pada matras seringkali tidak hanya tidak terdapat pada bagian bawah, tetapi juga bagian atas dimana tubuh Anda akan berpijak. Dengan begitu, pilihlah tekstur pada bagian bawah yang sesuai dengan tempat Anda berlatih serta kepekaan kulit Anda.

Harga

Beberapa matras yoga dari brand ternama memang memiliki harga yang cukup tinggi. Tapi, Anda dapat juga di pasaran harga matras yoga yang cukup terjangkau dan memiliki kualitas baik. Hanya saja ketika Anda memilih matras dengan harga yang terlalu miring, ada baiknya Anda bertanya mengenai kualitas bahan dan bahan dasarnya.

Anda mungkin juga sudah memiliki pilihan tersendiri sesuai dengan kebutuhan yoga Anda, karenanya pertimbangkan apakah Anda membutuhkan matras baru atau tidak. Anda juga perlu menimbang cara dan biaya perawatan matras yang Anda beli. Jangan sampai harga perawatannya justru lebih tinggi.

Jika Anda menginginkan kualitas terbaik dari matras yoga Anda, tentunya Anda harus melihat kembali urutan pilihan seperti di atas. Setelah menemukan matras pilihan, harga yang agak tinggi tentunya tidak seberapa jika dibandingkan dengan kenyamanan dan keamanan Anda.

Jika Anda telah mengetahui jenis latihan yoga yang sering dilakukan, frekuensi dan lokasi Anda berlatih, memilih matras yoga tidaklah lagi rumit. Dengan beragamnya pilihan bahan, ketebalan, daya cengkram, tekstur dan harga, Anda sebaiknya menyesuaikan pada kebutuhan mendasar Anda.

Berdasarkan kebutuhan tersebut, Anda akan menemukan matras mana yang lebih tepat untuk berbagai latihan yoga Anda. Pastikan matras yoga pilihan Anda tidak hanya memiliki kualitas yang baik tetapi juga aman bagi kesehatan diri dan lingkungan Anda.

Artikel Menarik Lainnya:
Referensi dan sumber gambar: