advertisement
advertisement

Tanaman lidah mertua atau yang dalam bahasa ilmiahnya disebut Sansevieria merupakan tanaman yang cukup banyak dibudidayakan di Indonesia. Lidah mertua biasanya ditanam di pot sekitar pekarangan rumah atau langsung ditanam di atas tanah.

Lidah mertua ini memiliki ciri fisik berupa daun memanjang berwarna hijau dengan bintik-bintik putih di atasnya. Konon, tanaman ini disebut sebagai lidah mertua karena bentuknya yang meruncing dan tajam. Ya, lidah para mertua memang cenderung tajam kepada para menantunya.. hahaha.

advertisement
advertisement

Karena bentuknya yang panjang dan meruncing tersebut, banyak juga yang menyebut tanaman ini sebagai pedang-pedangan. Daunnya yang keras tersebut memang bisa mencapai panjang 75 cm sehingga tampak seperti sebilah pedang. Selain kedua nama tersebut, sebagian orang juga menyebutnya sebagai lidah setan, lidah jin, lidah ular, dan ekor harimau.

Budidaya Lidah Mertua

Lidah mertua merupakan tanaman yang memiliki daya adaptasi tinggi terhadap lingkungannya. Artinya tanaman ini dapat tumbuh subur di mana saja. Lidah mertua dapat ditemukan di negara tropis seperti Indonesia dan juga negara empat musim seperti Jepang, Amerika, dan negara-negara di Benua Eropa.

Lidah mertua juga termasuk ke dalam tanaman hias tahan matahari sehingga sangat mudah untuk ditanam dan dirawat. Anda tidak perlu sering menyiram lidah mertua karena tanaman ini tetap dapat tumbuh subur meskipun tidak mendapatkan pasokan air selama beberapa hari.

Lidah mertua juga dapat ditanam di dalam ruangan untuk berbagai keperluan. Namun Anda harus mengeluarkannya dan memberikan sinar matahari langsung selama seminggu sekali agar warna daunnya tetap cerah dan tidak memudar.

Manfaat Tanaman Lidah Mertua

Selain dapat dijadikan sebagai tanaman hias, tanaman lidah mertua juga memiliki banyak manfaat untuk lingkungan ataupun kesehatan. Manfaatnya tersebut sudah banyak digunakan oleh masyarakat di berbagai negara. Nah, berikut adalah berbagai manfaatnya:

  • Menyerap polusi udara

Lidah Mertua

Lidah mertua merupakan tanaman yang mampu menyerap polusi udara. Konon, tanaman ini dapat menetralkan lebih dari 107 jenis polutan yang ada di udara seperti karbondioksida, benzen, xilen, dan lainnya. Maka dari itu, tanaman ini sangat cocok di tanam di pinggir jalan yang penuh dengan polusi kendaraan bermotor.

  • Menetralisir ruangan

tanaman lidah mertua

Selain menyerap polusi udara di luar ruangan, lidah mertua juga dapat menetralisir udara kotor di dalam ruangan. Pasalnya saat ini banyak sekali ruangan yang tidak sehat karena banyak mengandung karbondioksida, gas AC, hingga nikotin dari asap rokok.

Ruangan yang sering dijuluki dengan sick building syndrome dapat diatasi dengan menaruh lidah mertua di dalam ruangan. Menurut penelitian, lidah mertua dewasa yang memiliki 4 hingga 5 helai daun dapat menetralisir udara pada ruangan seluas 20 meter persegi.

Selain untuk ruangan kecil, daun lidah mertua juga biasanya digunakan pada pabrik-pabrik industri berskala besar. Beberapa helai daun ini biasanya disebar di sudut-sudut ruangan produksi untuk mengurangi senyawa beracun yang terhirup oleh para pekerja

  • Menyerap bau tak sedap
advertisement
advertisement

Di negara Jepang lidah mertua banyak digunakan untuk menyerap bau tak sedap dari perabotan rumah tangga. Maka dari itu, Anda dapat menaruh pot berisi lidah mertua ini di daerah yang cenderung berbau tak sedap seperti kamar mandi, dapur, dan sebagainya.

Bau tak sedang yang sering muncul di dalam lemari es atau kulkas juga dapat dihilangkan dengan lidah mertua ini. Caranya, potong daun lidah mertua kecil-kecil sekitar 5 cm, kemudian letakan di sudut-sudut lemari es tersebut.

  • Mengurangi radiasi

Meskipun belum ada pembuktian ilmiahnya, namun banyak yang mengatakan jika lidah mertua dapat mengurangi radiasi elektromagnetik. Radiasi tersebut dapat berbahaya dalam jangka waktu yang lama. Karena alasan tersebut, maka banyak juga yang meletakan lidah mertua di dekat komputer dan televisi.

  • Obat kulit

bunga lidah mertua

Sejak jaman dahulu, lidah mertua terkenal sebagai salah satu obat luar yang mujarab. Beberapa penyakit luar yang dapat diobati oleh tanaman ini di antaranya adalah bengkak, eksim, dan luka. Di daerah Afrika, tanaman ini juga sering digunakan untuk menawarkan racun pada luka gigitan ular berbisa.

Untuk mengolahnya menjadi obat luar, pertama-tama ambil beberapa helai daun lidah mertua lalu cuci hingga bersih. Setelah itu giling atau tumbuk hingga benar-benra halus. Selanjutnya tempelkanlah pada bagian kulit yang luka atau bengkak tersebut.

  • Obat diabetes

Lidah mertua juga dapat digunakan sebagai obat alternatif untuk diabetes. Caranya, ambil beberapa lembar daun lidah mertua lalu potong kecil-kecil. Setelah itu, rebus dengan 3 gelas air putih hingga mendidih. Biarkan hingga airnya tersisa satu gelas saja. Nah, air sisanya tersebut kemudian diminum secara rutin.

  • Obat herbal

Selain beberapa penyakit di atas, daun lidah mertua juga dapat digunakan sebagai obat herbal untuk menyembuhkan sakit kepala, deman, flu, dan sakit gigi. Sedangkan getahnya dapat digunakan sebagai obat antiseptik.

Sementara akarnya berguna untuk menurunkan tekanan darah, mengobati diare, raja singa, wasir, dan untuk menyegarkan rambut kepala. Terakhir, bagian buah dari lidah mertua dapat digunakan untuk mengobati batu ginjal, radang tenggorokan, menurunkan panas, mencegah peradangan, dan peluruh urin.

Nah itulah berbagai informasi mengenai tanaman lidah mertua dan berbagai manfaatnya. Selain dapat menghias pekarangan rumah, tanaman ini juga dapat membuat lingkungan menjadi bersih dan sehat dari berbagai macam polusi.

Artikel Menarik Lainnya: