advertisements
advertisements

Setiap pasangan yang menikah pasti ingin memiliki keturunan. Ada pasangan yang belum lama menikah kemudian sang istri mendapatkan kemudahan untuk langsung hamil. Tapi, ada juga yang harus menunggu lama bahkan tahunan untuk mendapatkan keturunan. Agar kehamilan Anda sehat dan melahirkan bayi yang sehat pula, Bacaterus telah mengumpulkan enam persiapan sebelum melakukan program kehamilan:

Jadwalkan Kunjungan Pra-Konsepsi

Hubungi dokter kandungan atau bidan untuk melakukan pemeriksaan pra-konsepsi. Pilihlah dokter kandungan atau bidan yang telah dipercaya oleh orang-orang yang kita kenal. Supaya kita lebih merasa nyaman dan mengetahui dengan baik keahlian yang dimilikinya. Karena tidak semua dokter kandungan atau bidan bisa memberikan jawaban yang detil atas pertanyaan kita seputar kehamilan.

advertisements
advertisements

Dokter akan meninjau riwayat kesehatan Anda dan keluarga Anda, kondisi kesehatan Anda saat ini, dan semua obat atau suplemen yang Anda konsumsi. Beberapa obat-obat dan suplemen tidak aman bagi kehamilan, dan beberapa diantaranya mungkin perlu diganti sebelum Anda mulai menjalani program hamil, sebab obat-obat tersebut tersimpan dalam lemak dan mengendap di tubuh Anda.

Diskusikan pola makan, berat badan, olahraga, dan kebiasaan buruk yang mungkin Anda miliki (seperti merokok, minum alkohol, dan mengonsumsi obat-obatan).

alat kontrasepsi

Biasanya Anda akan direkomendasikan untuk meminum multivitamin, melakukan imunisasi, menguji kekebalan tubuh Anda terhadap penyakit seperti cacar air, rubella, tokso dan lain-lain. Jika Anda menderita masalah kesehatan tertentu, seperti asma, diabetes, atau tekanan darah tinggi, maka Anda akan dirujuk untuk menemui dokter spesialis.

Beberapa wanita hanya perlu berhenti menggunakan alat kontrasepsi ketika mereka sudah merasa siap untuk hamil dan membiarkan nasib yang menentukan kapan mereka akan hamil. Wanita lainnya mengambil pendekatan yang lebih detail dan terukur dengan memetakan periode menstruasi dan melacak kapan hari tersubur mereka setiap bulan.

Mulailah mencatat suhu basal tubuh Anda dan perhatikan perubahan lendir serviks Anda. Pengamatan pada suhu basal tubuh Anda selama beberapa bulan dapat membantu Anda mengetahui kapan Anda sedang berovulasi.

Bagi banyak wanita, kesuburan mereka pulih segera setelah mereka berhenti menggunakan alat kontrasepsi, tetapi beberapa wanita lain mungkin butuh waktu beberapa bulan atau lebih untuk mulai berovulasi dengan normal lagi. Tanda bahwa ovulasi Anda sudah kembali normal adalah ketika menstruasi Anda sudah mulai teratur.

Konsumsi Asam Folat

asam folat

Asam folat sangat penting dalam program hamil. Dengan mengkonsumsi 400 mikrogram (mcg) asam folat setiap hari selama setidaknya satu bulan sebelum Anda hamil dan selama trimester pertama kehamilan Anda, Anda mengurangi risiko mengandung bayi yang menderita cacat tabung saraf seperti spina bifida 50 sampai 70 persen.

Juga periksa untuk memastikan bahwa multivitamin yang Anda konsumsi tidak mengandung kadar vitamin A lebih tinggi dari asupan harian yang direkomendasikan, yaitu770 mcg RAE (2.565 IU). Mengasup terlalu banyak vitamin A juga dapat meningkatkan resiko cacat lahir.

Lakukan Pola dan Gaya Hidup Sehat

Banyak penelitian menunjukkan bahwa merokok atau mengonsumsi obat-obatan dapat menyebabkan keguguran, kelahiran prematur, dan berat lahir bayi rendah. Terlebih lagi, penelitian menunjukkan bahwa konsumsi tembakau bahkan asapnya saja dapat mempengaruhi kesuburan Anda dan menurunkan jumlah sperma pria.

advertisements
advertisements

Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter Anda. Dia bisa menyarankan kepada Anda alat atau perawatan untuk membantu Anda berhenti merokok atau merujuk Anda ke sebuah program untuk membantu Anda berhenti mengkonsumsi obat.

Batasi mengkonsumsi kafein.Terlalu banyak asupan kafein berkaitan dengan resiko keguguran pada beberapa (tetapi tidak semua) penelitian. Para ahli menyarankan wanita yang dalam program hamil untuk membatasi konsumsi kafein mereka hingga 200 miligram per-hari (sekitar satu cangkir kopi).

Bagi Anda yang menyukai menu makanan berbahan ikan, berhati-hatilah. Walaupun ikan merupakan sumber asam lemak omega-3 yang baik (yang mana sangat penting bagi pertumbuhan otak bayi Anda), protein, vitamin D, dan nutrisi lainnya, ikan tertentu juga mengandung merkuri dalam jumlah besar, yang bisa berbahaya bagi kesuburan dan bayi Anda nantinya.

Ikan yang kurang disarankan untuk wanita usia subur antara lain, ikan hiu, ikan todak, king mackerel. Untuk amannya, pilihlah ikan air tawar yang pembudidayaannya baik dan bersih.

persiapan sebelum melakukan program kehamilan

Mulailah memilih makanan yang bergizi sebelum Anda memulai program kehamilan Anda, sehingga tubuh Anda akan dipenuhi dengan nutrisi yang Anda butuhkan untuk menerima kehamilan yang sehat.

Cobalah untuk mengasup minimal 2 cangkir buah dan 2 1/2 cangkir sayuran setiap hari, serta konsumsilah banyak biji-bijian dan makanan yang tinggi kalsium, seperti susu, jus jeruk yang mengandung kalsium dan yoghurt. Makanlah berbagai sumber protein, seperti kacang-kacangan, biji-bijian, produk kedelai, unggas, dan daging.

Dengan memilih makanan sehat makan akan mendapatkan berat badan ideal yang berpengaruh baik untuk masa kehamilan. Memiliki indeks massa tubuh (Body Mass Index = BMI) yang terlalu rendah atau terlalu tinggi akan menyulitkan Anda untuk bisa hamil.

Wanita dengan BMI tinggi berpeluang lebih besar untuk mengalami komplikasi kehamilan atau persalinan, sementara wanita dengan BMI yang rendah berpeluang melahirkan bayi dengan berat lahir rendah. Berkonsultasilah dengan dokter Anda tentang cara terbaik untuk mencapai berat badan ideal Anda.

Perhatikan Kondisi Tubuh dan Gigi

gigi

Mulailah konsisten mengikuti program latihan olahraga untuk meningkatkan dan menjaga kebugaran. Konsultasikan dengan dokter olahraga seperti apa yang tepat dilakukan untuk kondisi kesehatan Anda.

Jika Anda termasuk orang yang kurang aktif secara fisik sebelumnya, mulailah dengan sesuatu yang ringan, seperti berjalan 10 sampai 20 menit sehari. Kemudian tambahkan lebih banyak aktivitas dalam rutinitas harian Anda dengan naik tangga atau parkirlah mobil Anda lebih jauh lagi agar Anda memiliki kesempatan untuk berjalan kaki lebih lama.

Perubahan hormon selama kehamilan membuat Anda lebih rentan terhadap penyakit gusi. Naiknya kadar hormon progesteron dan estrogen dapat menyebabkan gusi bereaksi terhadap bakteri dalam plak, sehingga gusi menjadi lebih mudah bengkak, merah dan berdarah.

Wanita yang menjaga kesehatan mulut mereka sebelum mereka menjalani program hamil, akan berisiko rendah mengalami komplikasi gusi pada saat hamil nantinya. Temui dokter gigi Anda untuk melakukan pemeriksaan dan pembersihan jika Anda belum melakukannya dalam enam bulan terakhir.

Persiapkan Kesehatan Mental Anda

yoga

Wanita yang memiliki riwayat depresi pribadi atau dalam keluarganya, disarankan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan mental sebelum memulai program hamil. Jika Anda mengalami tanda-tanda depresi, seperti kehilangan gairah dan kegembiraan dalam hal-hal yang dulunya Anda nikmati, perubahan nafsu makan atau pola tidur, kehilangan energi, atau perasaan putus asa dan tidak berharga, mintalah dokter untuk memberi rujukan ke terapis atau psikiater untuk menjalani sesi konsultasi.

Seorang psikiater dapat membantu Anda memilih antidepresan yang aman untuk Anda konsumsi saat Anda sedang menjalani program hamil dan selama kehamilan Anda nantinya. Anda juga barangkali ingin mencoba beberapa teknik manajemen stress, seperti yoga, relaksasi dan meditasi. Hal ini dilakukan untuk menghindari hal-hal tak terduga yang bisa membahayakan ibu dan janinnya.

Waspadai Faktor Lingkungan

lingkungan

Hindari jenis makanan tertentu, seperti keju lunak yang tidak dipasteurisasi dan produk susu lainnya, daging merah, ikan mentah dan unggas tertentu. Jenis makanan tersebut dapat menjadi sarang bakteri berbahaya yang menyebabkan listeriosis, sebuah penyakit yang dapat menyebabkan keguguran atau bayi lahir mati. Hindari jus yang tidak dipasteurisasi karena bisa jadi mengandung bakteri seperti salmonella atau E-coli. Akan lebih baik jika mengolah jus sendiri.

Dari pemilihan buah yang bagus, pencucian buah sampai proses pemblenderan dilakukan sendiri, akan meminimalisir bakteri yang biasanya menempel pada lapisan luar buah yang terpapar pestisida. Pastikan untuk sering mencuci tangan Anda ketika menyiapkan makanan, dan pastikan kulkas Anda diatur pada suhu antara 2 hingga 4 derajat Celcius dan freezer Anda berada pada atau di bawah -18 derajat C.

Jika Anda hobi berkebun gunakanlah sarung tangan. Mintalah orang lain untuk membuang sampah atau mengganti kotak sampah Anda untuk menghindari terkontaminasi toksoplasmosis, suatu jenis infeksi lain yang dapat berbahaya bagi pertumbuhan bayi. Pastikan Anda mendapatkan vaksinasi flu, untuk menghindari flu pada saat hamil. Flu pada saat hamil dapat menyebabkan komplikasi serius, seperti pneumonia dan persalinan prematur.

Jika saat ini Anda rutin terpapar bahan kimia atau radiasi, Anda harus membuat beberapa perubahan dalam rutinitas Anda sebelum Anda memulai program hamil. Beberapa produk pembersih, pestisida, pelarut, dan sumber air minum yang melewati pipa-pipa tua bisa berbahaya untuk bayi Anda.

Memiliki anak adalah komitmen seumur hidup. Sebelum Anda memulai program hamil, pertimbangkanlah apakah Anda sudah siap untuk mengemban tanggung jawab ini. Mempersiapkan cara untuk menyeimbangkan pekerjaan dan tanggung jawab terhadap anak-anak.

Persiapkan diri Anda dan pasangan apabila ternyata anak Anda mengidap suatu penyakit tertentu dan tumbuh menjadi “anak dengan kebutuhan khusus”. Setelah Anda dan pasangan sudah benar-benar yakin maka lakukanlah program tersebut supaya Anda dan pasangan siap berkomitmen untuk menjadi orang tua.

Artikel Menarik Lainnya: