advertisements
advertisements

Biduran adalah suatu jenis penyakit kulit. Istilah medis dari penyakit ini adalah urtikaria. Kemunculan dari penyakit ini ditandai dengan bilur merah, seperti bentol karena digigit nyamuk, tetapi dalam jumlah yang cukup banyak di area kulit tertentu.

Pada awalnya, bilur ini muncul di salah satu bagian tubuh, tetapi tidak menutup kemungkinan bahwa bilur karena biduran ini akan menyebar ke bagian tubuh lainnya. Gangguan kulit ini bisa terjadi pada orang dewasa, anak, maupun bayi.

advertisements
advertisements

Ruam yang disebabkan karena penyakit yang juga disebut sebagai kaligata ini terasa gatal sehingga Anda sangat ingin menggaruknya. Bahkan, rasa gatal tersebut juga kadang disertai dengan rasa perih dan seperti menyengat.

Gejala biduran ringan biasanya hanya berlangsung selama beberapa jam atau 1-2 hari. Akan tetapi, urtikaria akut bisa berlangsung hingga 6 minggu. Selain itu, urtikaria kronis juga bisa terjadi dalam kurun waktu bulanan atau tahunan.

Penyebab Biduran

Biduran pada kulit timbul karena kadar histamin yang tinggi pada kulit. Sekedar informasi, histamin ini dapat mengakibatkan pembuluh darah melebar dan aliran darah pun jadi meningkat. Ketika ada banyak darah di bawah kulit, maka kulit jadi terlihat memerah. Faktor kelebihan cairan di bawah permukaan kulit ini juga menimbulkan rasa gatal dan pembengkakan.

penyebab biduran

Biduran tidak muncul tanpa sebab. Ada beberapa faktor penyebab yang memicu timbulnya biduran pada kulit. Penyebabnya sangat beragam, mulai dar kondisi cuaca hingga alergi terhadap makanan tertentu. Nah, berikut adalah daftar penyebab biduran tersebut:

  1. Kontak dengan hal-hal atau benda yang dapat menyebabkan alergi, seperti bulu binatang atau kain lateks
  2. Konsumsi makanan yang berpotensi besar menyebabkan biduran, seperti makanan kalengan, kacang, seafood, cokelat, susu, dan gandum
  3. Konsumsi obat-obatan yang bisa menimbulkan efek samping biduran pada kulit, yakni antibiotik, aspirin, dan obat-obatan penurun demam yang mengandung ibuprofen
  4. Jenis tanaman yang memiliki getah atau tumbuhan berdaun lain yang dapat menyebabkan gatal
  5. Suhu yang terlalu ekstrim, yakni suhu terlalu dingin atau panas
  6. Terpapar sinar matahari dalam jangka waktu lama
  7. Keringat yang terlalu banyak pasca berolahraga atau melakukan aktivitas lainnya
  8. Gigitan serangga tertentu, seperti lebah atau serangga yang menularkan racun
  9. Infeksi karena hepatitis atau demam kelenjar
  10. Konsumsi makanan yang di dalamnya menggunakan zat aditif atau bahan lainnya, seperti pemanis buatan, pengawet, penyedap rasa, pewarna buatan, dan lain-lain
  11. Kondisi kesehatan lain, seperti lupus, tiroid, rubella, dan radang pembuluh darah
  12. Tinggal di lingkungan yang kurang bersih, seperti daerah yang minim sumber air bersih atau hamparan sungai yang kotor
  13. Stres atau permasalahan emosional lainnya

Cara Mengatasi Biduran

Setelah mengetahui berbagai penyebab biduran, kali ini Bacaterus akan akan memberikan informasi seputar cara mengobatinya secara tradisional. Sebelum ke dokter spesialis kulit, tak ada salahnya jika Anda mencoba metode pengobatan biduran secara alami seperti berikut ini:

  • Bawang Merah dan Daun Kelor

Untuk menggunakan bawang merah dan daun kelor sebagai pengobatan biduran secara alami, Anda perlu menyiapkan 1 buah bawang merah, 3 lembar daun kelor, dan 2 gram adas pulosari. Selanjutnya, rebus semua bahan tersebut bersama dengan 3 gelas air sampai hanya tersisa 2 gelas air saja. Saring dan minum ramuan alami ini sebanyak dua kali sehari.

  • Daun Jombang

Jika Anda belum pernah mendengar nama daun jombang, tumbuhan ini memiliki ciri-ciri seperti ukuran yang pendek, memiliki bunga berwarna kuning, dan daunnya bertekstur lebar mendatar dengan lekukan di setiap tepinya.

Daun jombang memang dikenal memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan, salah satunya untuk mengobati biduran. Anda hanya perlu merebus 30 gram daun jombang di dalam 400 cc air. Setelah mendidih, biarkan beberapa saat sebelum mematikan api. Saring air rebusan daun jombang ini dan minum selagi masih hangat.

  • Minyak Kayu Putih dan Minyak Zaitun

daun kayu putih

Apabila kedua cara di atas mengharuskan Anda untuk meminum ramuan alami, cara yang satu ini dapat menyembuhkan biduran dari luar. Kali ini, Anda akan membuat obat luar khusus biduran dengan bahan minyak kayu putih, minyak zaitun, dan mentol kristal.

advertisements
advertisements

Caranya, siapkan ketiga bahan tersebut masing-masing sebanyak 1 sendok makan. Tempatkan seluruh bahan tersebut dalam sebuah wadah. Kemudian, aduk hingga rata dan balurkan ke kulit Anda yang terkena biduran.

  • Daun Sirih

Daun Sirih

Daun yang satu ini memang terkenal sebagai antiseptik alami untuk membersihkan organ intim kewanitaan. Bahkan, beberapa produk pembersih organ intim kewanitaan mengklaim memiliki kandungan dari ekstrak daun sirih.

Namun, tahukah Anda bahwa daun sirih juga bisa digunakan sebagai obat biduran alami? Caranya, rebus 20 lembar daun sirih segar hingga mendidih atau berubah warna. Saring air rebusan daun sirih ke dalam gelas. Selanjutnya, minum air rebusan daun sirih tersebut dan usapkan sedikit ke kulit Anda yang terserang biduran.

  • Asam dan Temulawak

Siapa bilang asam dan temulawak hanya bisa diolah menjadi minuman yang lezat untuk melepas dahaga? Kedua bahan alami ini juga bisa diracik menjadi obat dalam untuk menyembuhkan biduran, lho. Racikan ini sangat cocok bagi Anda yang tidak suka meminum berbagai ramuan di atas.

Pastikan untuk mempersiapkan 2 buah asam, 15 gram temulawak, dan sedikit gula merah. Rebus seluruh bahan tersebut dalam 2 gelas air. Setelah itu, tunggu sampai agak dingin dan minum sampai habis. Minumlah secara rutin hingga biduran Anda sembuh.

Pada umumnya, biduran adalah penyakit yang dapat disembuhkan dengan mudah. Jika Anda mengalami biduran selama lebih dari 6 minggu, maka kami sarankan Anda untuk segera memperoleh penanganan yang tepat dari dokter spesialis kulit dan kelamin.

Artikel Menarik Lainnya: