advertisements

Masha and The Bear merupakan film kartun untuk anak-anak yang cukup populer di Indonesia. Bahkan, banyak orang tua yang memberikan respon positif untuk film kartun ini. Ya, tentu saja, di tengah maraknya film kartun yang β€˜kurang mendidik’, Masha and The Bear hadir dengan cerita ringan yang cocok untuk anak-anak.

Demam Masha and The Bear ini seolah menjangkit semua anak-anak di seluruh Indonesia. Hal ini bisa dilihat dari banyaknya anak-anak yang gemar mengkoleksi benda-benda bertajuk Masha and The Bear, mulai dari balon, kaos, alat tulis, dan boneka. Akan tetapi, tahukah Anda ada kisah haru dibalik karakter Masha and The Bear?

advertisements

Dalam kartun, Masha merupakan sosok anak perempuan kecil yang sangat nakal. Bahkan, saking nakalnya Masha, ia sampai tidak memiliki teman satupun. Satu-satunya sosok yang mau menemani Masha bermain adalah beruang.

Nah, jika dipikir dengan akal sehat, bagaimana seorang anak kecil bisa bermain dengan beruang yang umumnya liar dan ganas? Hal tersebut tentu menimbulkan berbagai perdebatan dan misteri di baliknya. Nah, berikut ini adalah kisah misteri Masha and The Bear yang sebenarnya.

Sejarah Masha and the Bear

Karakter Masha diadaptasi dari sebuah kisah nyata. Di dunia nyata, Masha merupakan seorang anak perempuan biasa. Suatu hari, sebuah sirkus keliling singgah di dekat tempat tinggalnya. Masha sangat antusias dan segera mengajak kedua orang tuanya untuk melihat sirkus tersebut. Kemudian, orang tuanya menuruti Masha untuk pergi ke sirkus.

Sesampainya di sana, Masha menikmati setiap pertunjukan yang ada. Namun, di tengah-tengah pertunjukan, ia lepas dari pengawasan kedua orang tuanya. Masha pergi mengendap-endap ke sebuah tempat yang ternyata adalah kandang beruang. Singkat cerita, Masha tewas karena menjadi santapan beruang sirkus tersebut. Kedua orang tuanya yang merasa bersalah dan sedih akhirnya menjadi depresi.

misteri masha and the bear

Karena kisah yang memilukan inilah, karakter Masha diangkat menjadi sebuah film kartun. Film Masha and The Bear sendiri dibuat untuk mengenang sosok Masha dalam dunia nyata. Tokoh utama dalam film ini tak lain adalah Masha sendiri.

Di film, Masha digambarkan sebagai anak yang periang dan ceria. Bahkan, di beberapa episode film ini, tokoh Masha memiliki ketertarikan terhadap sirkus. Hal ini bisa dilihat pada episode dimana si beruang sedang asyik membaca novel, kemudian ia memberikan peralatan sulap, dan Masha pun menyukainya.

Beberapa karakter dalam film Masha and The Bear juga dibuat untuk menggambarkan tokoh yang dekat dengan Masha dalam dunia nyata:

  • Beruang

Beruang merupakan karakter yang dibuat untuk menggambarkan sosok ayah Masha dalam dunia nyata. Pihak animator membuat karakter ini untuk menghormati orang tua Masha. Disamping itu, Masha sangat menyukai beruang. Oleh karena itulah, beruang dipilih menjadi karakter yang dekat dan akrab dengan Masha.

  • Pinguin

Pinguin adalah karakter dari saudara kandung Masha dalam dunia nyata. Saudara Masha inilah yang menuliskan cerita dari kartun Masha and The Bear.

  • Panda

Panda dibuat untuk menggambarkan karakter sepupu Masha. Di film, karakter Panda ini sangat nakal dan kerap kali bertengkar dengan Masha. Dalam dunia nyata, sepupu Masha tersebut tinggal di Cina.

  • Kelinci
advertisements

Kelinci merupakan karakter yang diciptakan untuk menggambarkan teman-teman Masha dalam dunia nyata. Karakter kelinci ini sangat setia dan selalu menemani Masha di saat teman-temannya tidak ingin bermain dengannya.

Mungkin sebagian dari Anda pernah bertanya-tanya mengapa di film ini tidak pernah terlihat sosok kedua orang tua Masha? Hal tersebut karena dalam dunia nyata kedua orang tua Masha menjadi sangat depresi pasca Masha ditemukan tewas karena dimakan beruang.

Masha and the Bear versi Rusia

Selain misteri Masha and The Bear di atas, ada pula versi lain dari cerita ini. Ada yang mengatakan bahwa serial Masha and The Bear merupakan bentuk adaptasi dari sebuah cerita rakyat yang berasal dari Rusia. Dalam cerita rakyat ini, dikisahkan seorang anak perempuan bernama Masha yang tinggal bersama kakek dan neneknya.

Suatu hari Masha dan teman-temannya berjalan-jalan mengelilingi hutan. Akan tetapi, tiba-tiba Masha tersesat dan lepas dari rombongan teman-temannya itu. Akhirnya, Masha terus berjalan hingga menemukan sebuah rumah di tengah hutan.

sejarah masha and the bear

Ternyata, di dalam rumah itu terdapat seekor beruang. Masha sangat ketakutan melihat beruang tersebut. Namun, si beruang membuat perjanjian dengan Masha bahwa ia tidak akan menyakitinya selama Masha mau bekerja untuk si beruang itu.

Kemudian, Masha mulai bekerja untuk beruang itu. Ia membersihkan rumah dan memasak untuk si beruang. Masha mulai terbiasa dengan semua hal tersebut hingga suatu saat ia sangat merindukan kakek dan neneknya.

Masha membuat kue dan meminta si beruang untuk mengantarkan kue itu ke rumah kakek dan neneknya. Beruang mengiyakan permintaan Masha, tetapi gadis kecil itu harus menjadi pembantunya untuk selama-lamanya.

Karena Masha merupakan gadis kecil yang cerdas, ia pun tidak kehilangan akal. Ia menyanggupi tawaran si beruang, lalu diam-diam ia menyusup ke dalam keranjang kue yang akan dibawa si beruang. Singkat cerita, Masha terbebas dari tawanan si beruang dan bisa berkumpul kembali dengan kakek neneknya.

Dalam cerita rakyat ini, Masha digambarkan sebagai anak yatim piatu. Hal tersebut menjelaskan mengapa sosok ayah dan ibu Masha tidak pernah terlihat dalam serial animasi tersebut.

Nah, manakah yang Anda percaya? Misteri Masha and The Bear mengenai sosok anak kecil yang tewas dimakan beruang atau kisah adaptasi dari sebuah cerita rakyat? Apapun kebenarannya, serial animasi Masha and The Bear cukup menghibur dan sejauh ini tidak mengandung unsur negatif di dalamnya.

Artikel Menarik Lainnya: