advertisements

Makan seng mati, seng makan mati
(Makan “Seng” mati, gak makan juga mati)

Siapa yang gak suka makan? Semua orang butuh makan, untuk bisa bertahan hidup. Hal inilah yang menunjukan bahwa semua orang suka makan dan makan memiliki peranan penting dalam kehidupan. Kebutuhan manusia akan makan, membuat setiap daerah memiliki keunikan kulinernya masing-masing, termasuk juga kuliner di Maluku.

advertisements

Maluku merupakan daerah yang dikelilingi oleh perairan. Banyak pantai dan Pulau cantik di Maluku. Hal ini juga yang menyebabkan makanan khas Maluku kebanyakan berbahan dasar ikan. Selain ikan, makanan pokok masyarakat timur Indonesia adalah sagu. Sehingga, banyak makanan khas timur yang terbuat dari sagu.

Jika Anda berkesempatan berkunjung ke Maluku, jangan lupa mencicipi kulinernya. Dijamin ketagihan, pecinta kuliner mari coba rasa-rasa Kuliner Andalan dari daerah Maluku. Berikut adalah 10 masakan khas Maluku yang sayang jika Anda lewatkan.

Gohu Ikan

Gohu Ikan masakan khas maluku

Nama masakan ini Gohu ikan atau Sashimi Ternate dari Maluku. Gohu ikan dibuat dari ikan tuna yang dipotong-potong kecil. Ikan yang disajikan untuk masakan Gohu ikan, tidak menggunakan api sama sekali. Itu sebabnya kenapa makanan ini disebut juga dengan Sashimi Ternate.

Bahan dasar dari masakan ini adalah daging ikan tuna segar, jeruk nipis/lemon, daun kemangi yang dirajang kecil, kacang tanah goreng yang sudah ditumbuk kasar, minyak kelapa, bawang merah dan cabe rawit yang sudah diiris kecil dan garam.

Ikan tuna yang sudah dicuci bersih diberi perasan jeruk nipis/lemon cina dan garam secukupnya. Setelah itu diaduk hingga semua bahan merata. Panaskan minyak kelapa, setelah panas masukan irisan cabe rawit dan bawang merah tumis hingga harum. Setelah cabe rawit dan bawang merah sudah matang angkat dan langsung tuangkan pada ikan tuna yang sudah diberi jeruk nipis dan garam. Aduk hingga merata.

Untuk mempercantik tampilannya, Gohu ikan diberi pemanis daun kemagi dan taburan kacang tanah yang sudah ditumbuk. Perpaduan kacang tanah dan ikan tuna membuat cita rasa dari Gohu ikan sangat menggoyang lidah. Rasa pedas, gurih dan asam menyatu di dalam mulut menciptakan cita rasa yang luar biasa.

Ikan Kuah Pala Banda

Ikan Kuah Pala Banda

Ikan kuah pala Banda adalah makanan yang berasal atau asli dari kepulauan Banda, Maluku. Masakan ini adalah masakan yang paling diunggulkan oleh masyarakat Banda, karena aromanya dipercaya mampu menggugah selera makan. Hal ini yang menyebabkan masakan ini menjadi hidangan utama pada jamuan untuk tamu-tamu penting yang berkunjung ke Banda.

Bahkan ketika Bangsa koloni masih menjajah Nusantara, masakan ini menjadi sajian utama untuk petinggi-petinggi koloni di Banda. Hal tersebut membuktikan bahwa kelezatan dari masakan ini sudah tidak bisa diragukan lagi. Karena telah terpercaya sejak dulu hingga sekarang.

Keistimewaan dari masakan ini adalah selain cita rasa dari ikannya, kuahnya juga memiliki kenikmatan yang kaya akan bumbu rempah sehingga memberi rasa segar ketika kita mencicipinya. Cita rasa khas dari pala membuat kuah ikan menjadi semakin yummmy.

Ikan Komu Asar

advertisements

Asar sendiri memiliki arti sebagai proses pengasapan. Ikan komu asar adalah makanan yang yang berbahan dasar ikan jenis komu/cakalang/tongkol/tuna yang masih segar, kemudian dibersihkan dan diberi bumbu khas Maluku.

Ikan yang sudah diberi bumbu ditusuk menggunakan bambu. Fungsi bambu adalah sebagai penopang ketika proses pengasapan dilakukan. Ikan yang sudah dipasangi bambu kemudian diasar. Proses pengasapannya, memakan waktu kurang lebih satu jam.

Masyarakat Maluku di mana pun pasti mengenal makanan ini. Jika Anda berkunjung ke Maluku, Anda akan sangat mudah mendapatkan makanan yang satu ini. Makanan ini sudah dipatenkan menjadi makanan khas Maluku (karena hanya ada di Maluku).

Ikan komu asar bisa langsung disantap dengan nasi hangat, dan colo-colo. Kenikmatannya sangat luar biasa, coba sekali pasti nambah-nambah lagi. Selain bisa dimakan langsung, ikan komu ashar juga bisa dijadikan bahan utama dalam hidangan lain, seperti; ikan asar kuah santan, ikan asar kecap manis pedas dan lain sebagainya.

Papeda

Papeda

Papeda adalah makanan yang berbahan dasar sagu. Papeda adalah makanan khas daerah timur Indonesia. Papeda sendiri memiliki tekstur lengket, warnanya putih pucat dan agak sedikit pekat. Meskipun begitu, manfaat dari papeda sangat baik bagi kesehatan jika dibandingkan dengan nasi. Papeda juga sangat cocok buat Anda yang sedeng diet. Di daerah timur, papeda dijadikan hidangan pengganti nasi.

Papeda sebenarnya adalah bubur sagu. Karena terbuat dari tepung sagu yang dilarutkan ke dalam sedikit air kemudian diberi air panas mendidih. Selama proses penuangan air panas, papeda harus terus diaduk hingga mengental. Hal ini dilakukan agar tekstur dari papeda memjadi lebih lembut. Setelah mengental, papeda siap untuk disajikan.

Papeda biasanya disajikan bersama dengan ikan kuah pala banda atau dengan ikan kuah kuning. Cara penyajiannya cukup unik. Papeda tidak bisa diambil menggunakan sendok (bisa menggunakan sendok, namun akan sulit untuk menyendoknya). Hal ini disebabkan karena, papeda memiliki tekstur yang lengket. Papeda diambil dengan cara dipilin menggunakan alat yang bentuknya seperti sumpit kayu.

Perpaduan papeda dan ikan kuah pala banda membuat rasa ingin tambah lagi dan lagi. Kalau berkunjung ke Maluku Anda wajib mencoba papeda ini.

Nasi Jaha

Nasi Jaha

Nasi jaha adalah salah satu makanan kas Maluku. Bahan utama dari nasi jaha sendiri adalah beras ketan dan santan kelapa kemudian dibungkus dengan daun pisang muda yang masih berwarna hijau muda dan masukan ke dalam bambu untuk dibakar.

Nasi jaha oleh orang Maluku disebut sebagai makanan yang mengenyangkan. Pasalnya, makanan ini memiliki diameter 30-50 cm jika belum dipotong menjadi lebih kecil. Bahkan ada yang panjangnya mencapai 1 meter. Hal ini bisa terjadi karena, masakan ini bergantung pada panjang bambu yang digunakan untuk membakar nasi jaha.

Cita rasa dari nasi jaha sangat luar biasa, perpaduan dari santan yang bercampur dengan beras ketan dan bercampur dengan hembusan aroma nasi yang dibakar membuat Nasi jaha terasa begitu gurih, lezat dan tentunya menggoyang lidah. Nasi jaha akan terasa lebih nikmat jika dimakan ketika masih panas/hangat.

Sagu Woku komo-komo

Sagu Woku komo-komo

Nama makanan ini unik yah, sagu woku komo-komo. Dari namanya saja kita sudah bisa mengetahui bahan dasar dari makanan ini pasti sagu atau tepung sagu. Selain sagu, makanan khas Maluku ini memiliki bahan dasar lain yaitu bawang putih, serai, jahe, dan jeroan ikan.

Sagu woku komo-komo memiliki ciri khas tersendiri yaitu makanan ini dibungkus menggunakan daun woku. Daun woku banyak digunakan untuk membungkus berbagai jenis masakan. Selain itu, ini adalah satu-satunya masakan khas Maluku berbahan dasar sagu yang didalamnya berisi bahan lain seperti jeroan ikan.

Mungkin kata jeroan ikan membuat makanan ini seperti tidak layak untuk dicoba. Namun, Anda akan menyesal jika tidak mencobanya. Rasa legit dan gurih dari makanan ini akan lumer dimulut Anda. Sagu woku komo-komo biasanya dijadikan lauk dan dinikmati bersama nasi atau papeda.

Sambal Colo-colo

Sambal Colo-colo

Sambal colo-colo sebenarnya adalah makanan pendamping. Seperti sambal pada umumnya, colo-colo tidak akan sempurna tanpa tambahan makanan lain. Namun makanan lain pula, akan terasa kurang tanpa adanya colo-colo.

Colo-colo dibuat dengan irisan cabe rawit, bawang merah, tomat muda, jeruk nipis, dan garam. Pembuatannya pun cukup sederhana, semua bahan dicampur dan diberi air perasan jeruk nipis, tambah sedikit air hangat dan garam. Sebagai tambahan berikan sedikit kecap manis. Sajikan dengan kemangi. Colo-colo biasanya dimakan atau dinikmati dengan nasi atau ubi rebus, papeda, ikan asar, ikan goreng, dan ikan bakar.

Bubur Sagu Ubi

Bubur Sagu Ubi

Bubur sagu Ubi adalah makanan khas Maluku yang juga berbahan dasar sagu. Bubur sagu ubi hampir mirip dengan kolak ubi, bedanya ada tambahan sagu dalam bahan-bahan membuat makanan yang satu ini.

Cara membuatnya susah-gampang. Gampangnya pembuatan makanan ini sama dengan pembuatan kolak, susahnya proses mengolah sagu sebelum dicampur dengan bahan lain memerlukan keahlian. Pasalnya sagu harus direndam dahulu hingga sarinya mengendap. Sari tersebut yang nantinya akan dicampurkan dengan bahan-bahan lain seperti ubi, daun pandan, gula merah (gula aren), dan gula pasir yang sudah direbus terlebih dahulu.

Aroma wangi dari daun pandan, rasa manis dari gula merah (gula aren) dan gula pasir, gurih dari sagu, dan rasa khas dari ubi membuat cita rasa dari bubur sagu ubi menjadi sedap, bercampur memberikan kenikmatan yang tiada duanya. Tambahan dari santan kental dan taburan kenari membuat lidah yang mencobanya akan semakin bergoyang.

Nasi lapola

Nasi lapola

Nasi lapola adalah makanan yang dibuat dengan menggunakan bahan dasar beras dan kacang tolo (sejenis kacang kedele merah). Nasi lapola adalah makanan khas Maluku yang sangat terkenal dan paling popular di Maluku. Proses pembuatan nasi lapola juga tidak terlalu sulit.

Beras yang telah dicuci bersih dimasak di atas api yang kecil hingga setengah matang kemudian dicampurkan dengan kacang tolo rebus, kelapa parut dan garam. Setelah itu, semua bahan diaduk hingga rata. Setelah semua bahan dirasa sudah merata, kemudian nasi tersebut dikukus hingga matang. Setelah kurang lebih 15-30 menit, nasi lapola siap untuk dihidangkan.

Rasa dari campuran kacang tolo, nasi dan kelapa parut yang gurih dan pulen langsung lumer di mulut. Selain rasanya yang lezat, nasi lapola juga dapat mengenyangkan. Nasi lapola bisa dinikmati tanpa perlu ada tambahan makanan lain.

Kohu-kohu

Kohu-kohu

Kohu-kohu atau urap khas Maluku. Sekilas mungkin terlihat sama dan tidak ada bedanya dengan urap. Namun, kohu-kohu berbeda dengan urap. Yang membedakan kedua makanan ini adalah kohu-kohu menggunakan suwiran ikan cakalang sebagai tambahan untuk memperkaya rasa.

Selain penambahan ikan, Kohu-kohu juga biasanya dimakan bersama dengan pisang, talas, singkong, atau ubi jalar yang direbus atau dikukus. Hal ini berbeda dengan urap yang biasanya dimakan bersama dengan nasi.

Bahan dasar dari kohu-kohu adalah sayur-sayuran seperti kacang panjang, tauge, mentimun, dan daun kemangi yang masih mentah ataupun yang sudah direbus. Sayur-sayuran yang sudah bersihkan dan diiris sesuai selera diaduk bersama irisan bawang merah, bawang putih, cabai, perasan jeruk nipis, suiran ikan cakalang dan dicampur dengan kelapa parut.

Perpaduan sayuran, ikan yang telah bercampur dengan bumbu-bumbu ditambah dengan sedapnya ubi rebus atau pisang rebus membuat rasa dari Kohu-kohu semakin sempurna.

Nasi kalapa

Nasi kalapa

Nasi kalapa sering juga disebut nasi uduk khas Maluku. Bentuk dan rupanya mirip seperti nasi uduk karena bahan dasar dari nasi kalapa dan nasi uduk sama, yaitu sama-sama nasi yang dimasak menggunakan santan. Namun, keduanya berbeda dari proses pembuatannya. Selain itu, pada nasi kelapa ada penambahan sambal yang terbuat dari kelapa.

Untuk membuat nasi kelapa, dibutuhkan teknik khusus. Nasi dikukus setengah matang lalu disiram dengan santan pekat, kemudian nasi dikukus kembali hingga matang. Nasi kelapa biasanya disajikan dengan baebagai lauk seperti ikan bakar dan sambal colo-colo, ikan asin, telur asin, dan/atau gorengan jagung.

Yang menjadi khas dari nasi kelapa ini adalah sambal pendamping yang wajib ada, sejenis serundeng namun pedas dan memiliki rasa yang khas. Samabal tersebut biasa disebut dengan sambal kelapa.

Demikian 10 masakan khas Maluku rekomendasi dari Bacaterus. Tertarik untuk mencobanya, mau coba bikin sendiri (sayangnya bahannya harus pesan dulu ke Maluku). Kalau gak mau repot-repot masak, datang saja ke rumah makan khas Maluku di daerah Anda. Jika Anda memiliki saran mengenai masakan-masakan lain khas Maluku. Yuuk bagikan dengan kami di kolom komentar.

Artikel Menarik Lainnya:
Referensi dan sumber gambar: