advertisements
advertisements

Olahraga termudah yang mungkin secara tidak sadar sering Anda lakukan adalah berjalan kaki. Anda dapat berjalan kaki pada pagi hari saat udara masih segar atau pada sore hari setelah menyelesaikan aktifitas harian Anda.

Walau pun terdengar simpel, berjalan kaki—diluar rutinitas Anda—memiliki banyak sekali manfaat. Jika Anda berjalan kaki pada pagi hari, Anda akan merasa segar, sebab udara yang Anda hirup masih bersih dan terbebas dari polusi. Jika Anda berjalan kaki pada sore hari, udara memang sudah tidak sesegar jika Anda melakukannya pada pagi hari, jadi pilihlah lokasi  berjalan kaki yang memiliki banyak pohon dan tanaman juga jauh dari jalan raya.

advertisements
advertisements

Hanya dengan berjalan kaki sekitar 30 menit per hari sudah dapat memenuhi kebutuhan olahraga Anda. Namun, sayangnya, masih banyak orang yang merasa enggan untuk melakukan olahraga ringan ini dengan alasan masih mengantuk, merasa udara masih terlalu dingin, atau sudah terlalu lelah karena telah beraktivitas seharian.

Padahal, banyak sekali manfaat olahraga ringan ini. Contohnya, sebuah penelitian yang dilakukan Universitas Kedokteran Michigan menghasilkan penemuan bahwa 35% orang yang melakukan olahraga jalan kaki kira-kira 20-25 mil per minggu akan mempunyai usia lebih panjang sekitar delapan tahun dibandingkan orang-orang yang tidak melakukan olahraga ini. Berikut adalah 20 manfaat berjalan kaki yang telah dirangkum oleh Bacaterus:

Melancarkan sirkulasi darah

Manfaat olahraga berjalan kaki hampir setara dengan jogging, yaitu melancarkan sirkulasi darah, karena semua aktifitas yang meningkatkan denyut jantung akan melatih sistem peredaran darah. Hal ini bermanfaat untuk mengurangi risiko penyakit berbahaya seperti jantung dan stroke. Menurut Asosiasi Stroke, berjalan kaki (dengan cepat) selama 30 menit dapat membantu mencegah dan mengontrol tekanan darah tinggi penyebab stroke.

Menjaga kesehatan jantung

menjaga kesehatan jantung

Seperti yang telah di bahas pada nomor (1), bahwa dengan berjalan kaki Anda dapat memperlancar peredaran darah yang otomatis mengurangi kemungkinan Anda terkena serangan jantung. Rajin berjalan kaki dapat menurunkan kadar LDL atau kolesterol jahat, meningkatkan kadar HDL atau kolesterol baik, serta menjaga tekanan darah di batas normal.

Menurut Asosiasi Stroke, dengan berjalan kaki secara rutin minimal setengah jam per hari akan mengurangi risiko stroke hingga 27%. Jadi, jika Anda ingin memiliki jantung sehat dan terhindar dari serangan jantung, cara yang cukup mudah dilakukan adalah berjalan kaki.

Mencegah Osteoporosis

mencegah osteoporosis

Tulang tidak hanya membutuhkan kalsium dan vitamin D, tulang juga butuh digerakkan. Dengan berjalan kaki kurang lebih 1000 langkah setiap hari, dan terkena sinar mentari pagi setidaknya 15 menit setiap hari, maka tulang Anda akan bertahan lebih lama dari penyakit tulang keropos atau osteoporosis.

Menyehatkan paru-paru

menyehatkan paru-paru

Berjalan kaki sangatlah baik untuk kesehatan paru-paru Anda. Tapi, usahakan berjalan kaki pada pagi hari dan dengan tempo yang cepat. Sebab, udara yang dihirup pada pagi hari masih bersih dan belum terkontaminasi oleh polusi asap kendaraan dan sebagainya.

Mencegah Diabetes

Dengan berjalan kaki secara rutin, Anda akan mendapatkan kabar baik, yaitu menurunnya kadar gula darah dalam tubuh dan menjaganya tetap stabil, sehingga mampu mencegah datangnya penyakit diabetes.

advertisements
advertisements

Berdasarkan penelitian dari National Institute of Diabetes and Gigesive and Kidney Diseases, berjalan kaki secara rutin dengan kecepatan 6 KM/jam selama 50 menit mampu mencegah diabetes.

Mengontrol gula darah

Sebuah penelitian dari American Medical Association menghasilkan statement bahwa orang yang melakukan olahraga (pada pagi hari), termasuk berjalan kaki, memiliki sistem tubuh yang dapat mengontrol gula darah sepanjang hari daripada orang yang tidak melakukannya.

Menguatkan otot

menguatkan otot

Berjalan kaki akan menguatkan otot kaki, paha, sekaligus bokong anda. Selain itu, jika Anda melakukan olahraga jalan kaki pada pagi hari, stamina tubuh Anda akan terjaga. Jika Anda melakukannya pada sore hari, Anda akan lebih cepat tidur pada malam harinya.

Menurunkan berat badan

menurunkan berat badan

Memiliki badan langsing bukanlah segalanya, tapi, perlu Anda ketahui beberapa kekurangan jika Anda memiliki berat badan berlebih. Pertama, berat badan berlebih akan membuat penampilan Anda menjadi kurang menarik. Kedua, memiliki kelebihan berat badan akan meningkatkan kemungkinan tubuh Anda terjangkit penyakit-penyakit kronis seperti jantung, stroke, atau pun komplikasi. Ketiga, Anda akan kesulitan menemukan ukuran pakaian yang pas. Masih ada alasan lainnya tapi sebaiknya Anda fokus pada masalah kesehatan.

Anda dapat memerangi masalah berat badan berlebih dengan berolahraha. Akan tetapi, sebelum melakukan serangkaian program olahraga diet, tubuh Anda harus dipersiapkan terlebih dahulu sebelum melakukan olahraga lainnya. Mulailah melakukan olahraga ringan seperti berjalan kaki. Walaupun terdengar simpel, berjalan kaki pada dapat membakar kalori dalam tubuh Anda, jika dilakukan dengan posisi tubuh yang benar dan dilakukan secara rutin.

Menjaga kebugaran dan kekebalan tubuh

menjaga kebugaran dan kekebalan tubuh

Lakukanlah olahraga berjalan kaki 3 kali dalam seminggu, karena bermanfaat untuk meningkatkan kebugaran tubuh dan menjaga sistem pernafasan. Jika tubuh Anda bugar, tentu saja sistem kekebalan tubuh Anda juga ikut meningkat, sehingga Anda akan terlindung dari penyakit.

Meningkatkan metabolisme tubuh

meningkatkan metabolisme tubuh

Metabolisme adalah proses kimiawi yang terjadi dalam tubuh setiap makhluk hidup. Proses metabolisme yaitu menukar zat atau organisme dengan lingkungannya. Maksudnya adalah, tubuh Anda akan menyerap zat-zat yang dikandung dari makanan dan minuman yang Anda konsumsi dan mengubahnya menjadi energi.

Jika metabolisme tubuh Anda kurang baik, makanan dan minuman akan lama dicerna oleh tubuh sehingga menyebabkan penimbunan lemak. Untuk membantu memperlancar metabolisme, berjalan kaki lah karena berjalan kaki mampu membakar kalori, sehingga metabolisme pada tubuh Anda dapat meningkat.

Membakar lemak dalam tubuh

Berjalan kakilah minimal selama 20 menit dalam tiga kali sehari. Tapi, perlu diketahui, daripada berjalan di jalanan yang datar, berjalan kaki di jalanan menanjak akan lebih membantu Anda dalam membakar kalori, membentuk otot, sekaligus memperbaiki sistem metabolisme tubuh. Tidak tanggung-tanggung, dengan berjalan kaki selama 20 menit saja, 3.2 kg akan menghilang dari tubuh Anda, loh!

Selain itu, menurut penelitian yang dilakukan Universitas George Washington, Amerika Serikat, orang yang berjalan kaki selama 15 menit setelah makan akan dapat mengontrol gula darah di dalam tubuh mereka daripada orang yang berjalan 45 menit bukan setelah makan. Jadi, lebih baik berjalan kakinya sesudah makan, ya! 🙂

Menghindari Jerawat

menghindari jerawat

Biasanya orang akan merasa terganggu jika tumbuh jerawat di permukaan kulit mereka, apalagi jika tumbuhnya itu di wajah. Apa Anda termasuk salah satu dari orang-orang yang memiliki masalah dengan jerawat?

Tenang saja! Berjalan kaki (pada pagi hari) mampu membuat kualitas kulit semakin baik. Karena, berjalan kaki pada pagi hari membantu kulit untuk bernafas. Kulit Anda akan bersentuhan dengan oksigen yang bebas dari polusi dan kabut, yang bermanfaat untuk melembabkan kulit. Jadi, berjalan kaki akan sangat membantu Anda dengan masalah jerawat ini.

Membantu otak melepaskan hormon Endorfin

membantu otak melepaskan hormon endorfin

Apa itu hormon Endorfin? Hormon ini adalah hormon yang mengandung senyawa kimia yang mampu membuat orang merasa senang.

Hormon Endorfin diproduksi oleh kelenjar pituitary yang terletak di bagian bawah otak. Hormon ini dikatakan memiliki kekuatan 200 kali lebih besar dari morphine, sehingga mampu menimbulkan perasaan senang dan nyaman dan membuat orang memiliki energi lebih untuk menjalani hari-hari. Mau bahagia? Berjalan kakilah!

Menjaga kualitas tidur yang baik

menjaga kualitas tidur yang baik

Sebuah penelitian yang dilakukan di Fred Hutchison Cancer Research Center, Seattle, menunjukkan bahwa olah raga yang dilakukan pada pagi hari membantu kenyenyakan tidur pada malam harinya.

Jika Anda tidak memiliki banyak waktu atau malas berolahraga yang berat pada pagi hari, Anda tinggal berjalan kaki saja. Mudah dan ringan.

Mengurangi stres

mengurangi stres

Selain dapat membantu Anda mendapatkan kualitas tidur yang baik, berjalan kaki juga dapat membantu Anda mengurangi dan mencegah stres.

Kenapa bisa? Karena berjalan kaki dan aktifitas fisik lainnya akan memicu hormon Endorfin (seperti yang sudah dibahas sebelumnya) yang membuat mood Anda merasa lebih baik dan mengurangi rasa cemas serta depresi. Jadi, dengan menyempatkan diri untuk berjalan kaki setiap harinya dapat membantu Anda mengurangi stres sekaligus mencegahnya.

Meditasi

meditasi

Berjalan kaki pada pagi hari sama halnya dengan meditasi, atau sama seperti jika Anda melakukan yoga. Udara pagi hari yang masih segar dapat melepaskan energi positif dan dapat membantu mengatasi masalah mental seperti depresi. Karena kemampuan untuk mengatasi depresi inilah kesehatan mental menjadi lebih baik.

Jika Anda sedang banyak pikiran atau stres, cobalah berjalan kaki setiap pagi selama 15-20 menit sambil menikmati sejuknya udara dan indahnya pemandangan di lingkungan Anda.

Meningkatkan konsentrasi

meningkatkan konsentrasi

Manfaat lain dari berjalan kaki adalah dapat membantu meningkatkan konsentrasi Anda! Ya, selain dengan membuat jadwal harian, istirahat yang cukup, dan bermain permainan yang dapat mengasah otak seperti catur, berjalan kaki juga dapat meningkatkan daya konsentrasi Anda.

Berjalan kaki, khususnya pada pagi hari, akan meningkatkan aliran oksigen ke otak. Dengan berjalan kaki secara teratur, akan memperlancar laju darah sebagai ‘kendaraan’ oksigen menuju otak Anda. Hal ini tentu akan membuat Anda lebih waspada karena dapat mengoptimalkan kekuatan otak untuk semakin berkonsentrasi.

Mencegah Pikun

mencegah pikun

Pikun merupakan suatu kondisi yang cukup memprihatinkan, yang biasanya terjadi pada orang tua lansia diatas 65 tahun. Akan tetapi, efek gaya hidup masa kini, tidak menutup kemungkinan bagi para kaum muda untuk mengalaminya juga.

Akan tetapi, jika Anda rutin berjalan kaki, tubuh Anda akan mampu melindungi fungsi otak dan mampu mengurangi resiko pikun hingga 40%. Jadi, jangan malas untuk berjalan kaki, ya!

Mengurangi risiko kemungkinan terkena asma

Asma adalah peradangan pada saluran pernapasan yang mengakibatkan dinding saluran pernapasan mengalami penebalan atau bahkan pembengkakan. Akibatnya, saluran pernapasan akan mengalami penyempitan. Efeknya, seorang penderita asma akan mengalami sesak napas, dada terasa berat, dan kadang-kadang disertai batuk.

Jika Anda penderita asma, dan olahraga berat memicu kambuhnya asma Anda, maka lakukanlah olahraga ringan seperti berjalan kaki. Karena, olahraga yang dilakukan dengan benar dan waktu yang tepat dan teratur adalah cara alami untuk menyembuhkan asma. Perlu diingat untuk tidak melakukan olahraga ini ketika sedang terjadi serangan asma.

Mengurangi risiko terkena penyakit radang sendi

penyakit radang sendi

Radang sendi atau encok biasanya dialami oleh orang usia lanjut. Akan tetapi ada beberapa kasus yang menimpa mereka yang masih muda, efek gaya hidup yang kurang sehat.
Biasakanlah diri Anda untuk berjalan kaki cepat atau berjalan di dalam kolam renang untuk mengurangi keluhan nyeri sendi. Selain itu, gunakanlah sepatu olahraga yang bagus untuk memudahkan olahraga ringan ini.

Berikut 20 manfaat berjalan kaki. Setelah mengetahui dua puluh manfaat berjalan kaki bagi kesehatan tubuh, yakin masih malas berjalan kaki? Share, yuk, yang sudah merasakan manfaat berjalan kaki di kolom komentar! 🙂

Artikel Menarik Lainnya: