advertisements

Penyakit amandel umumnya lebih sering dialami oleh anak-anak. Akan tetapi, penyakit ini juga sangat mungkin menyerang remaja dan orang dewasa. Radang amandel atau yang juga dikenal dengan tonsilitis adalah suatu infeksi yang terjadi pada amandel dan mengakibatkan penderitanya harus merasakan sakit tenggorokan dalam jangka panjang.

Nah, pada kesempatan kali ini Bacaterus akan mengulas seputar ciri-ciri amandel yang meliputi gejala dan penyebabnya. Dengan begitu Anda dapat melakukan pengobatan dan perawatan sedini mungkin sebelum radang amandel tersebut bertambah parah.

Ciri-Ciri Amandel

advertisements

Untuk mendiagnosis penyakit amandel pada seseorang, Anda bisa mengenali dari berbagai gejala-gejala yang ditimbulkannya. Berikut ini adalah gejala umum yang kerap kali dirasakan oleh penderita penyakit amandel:

  • Tenggorokan Terasa Kering

Dalam kasus ini, penderita akan merasa tenggorokannya kering meskipun sudah minum sebanyak apa pun. Mereka akan merasa seperti ada yang mengganjal di tenggorokan.

  • Bau Mulut Tak Sedap

Sama seperti panas dalam, penyakit amandel juga menyebabkan bau mulut yang tak sedap. Ini dikarenakan adanya kuman atau bakteri yang bersarang di dalam tenggorokan sehingga membuat nafas menjadi tidak sedap.

  • Amandel Merah, Bengkak, dan Membesar

ciri-ciri amandel

Jika kita berkaca sambil membuka mulut lebar-lebar, amandel dapat terlihat dengan cukup jelas. Lakukan cara ini untuk mengecek kondisi amandel Anda. Jika amandel terlihat merah, bengkak, dan ukurannya membesar, maka dapat dipastikan Anda sedang mengalami penyakit amandel.

  • Kesulitan Menelan

Karena terdapat peradangan di amandel, penderita penyakit ini akan mengalami kesulitan untuk menelan makanan dan minuman. Gejala ini memang serupa dengan gejala radang tenggorokan biasa, namun akan berlangsung dalam waktu yang lama.

  • Demam Tinggi

obat penurun panas dewasa

Infeksi yang terjadi pada amandel juga bisa mengakibatkan penderitanya terkena demam yang tinggi. Seringkali orang mengira bahwa dirinya sedang flu dan sakit tenggorokan biasa, ia tidak mengira bahwa sedang terkena radang amandel. Penderita amandel yang terkena demam tinggi akan mengalami kesulitan tidur pada saat malam hari.

  • Suara Hilang dan Serak

Suara akan menjadi serak setelah penderita penyakit amandel mengalami sakit tenggorokan selama beberapa hari kemudian. Pembengkakan yang terjadi di saluran tenggorokan mengakibatkan suara menjadi serak atau hilang. Kondisi pembengkakan di saluran tenggorokan ini dikenal dengan istilah medis bernama laryngitis.

  • Pusing dan Sakit Kepala

Hampir semua penyakit memiliki gejala pusing atau sakit kepala. Begitu pun dengan penyakit amandel. Penderita penyakit ini akan merasakan gejala kepala pusing atau nyeri pada saat mereka melakukan aktivitas sehari-hari.

  • Pembengkakan Kelenjar Getah Bening

Tahukah Anda bahwa letak amandel dan kelenjar getah bening saling berdekatan? Ketika amandel terinfeksi dan meradang, secara tidak langsung akan terjadi pembengkakan pada kelenjar getah bening. Jika seorang penderita penyakit amandel sudah merasakan gejala ini, maka penyakit amandelnya sudah tergolong akut dan harus segera mendapatkan penanganan secara medis.

Penyebab Radang Amandel

advertisements

Setelah mengetahui ciri-ciri amandel, rasanya kurang afdol jika kita tidak mencari tahu penyebab dari penyakit yang cukup berbahaya ini. Dengan begitu, kita bisa menghindari berbagai macam penyebabnya tersebut. Berikut adalah faktor penyebab terjadinya penyakit amandel:

  • Kurang Asupan Vitamin C

Anda tentu tahu bahwa kekurangan vitamin C dapat menyebabkan sariawan dan panas dalam, bukan? Nah, faktanya jenis vitamin yang satu ini juga berkontribusi dalam memelihara kesehatan amandel. Kurangnya asupan vitamin C harian membuat tubuh menjadi lebih rentan terserang berbagai macam penyakit, salah satunya penyakit amandel ini.

  • Konsumsi Makanan Goreng atau Pedas

obat tradisional radang tenggorokan

Makanan yang digoreng atau memiliki rasa yang pedas memiliki sifat panas di tenggorokan. Kegemaran menyantap makanan-makanan gorengan atau pedas dapat menimbulkan iritasi pada amandel. Iritasi ini lama kelamaan akan berkembang menjadi radang.

  • Konsumsi Makanan Sembarangan

Padatnya aktivitas sehari-hari mungkin mengharuskan kita untuk menyantap makanan di luar rumah. Kita jadi cenderung melahap makanan apa pun tanpa memperhatikan kebersihan dan bahan-bahan yang digunakan untuk mengolah makanan tersebut. Tanpa kita sadari, makanan yang dijual di luar mengandung bahan-bahan, seperti zat perasa, pewarna, dan penyedap yang mungkin kurang sehat.

Bila Anda mengkonsumsi makanan yang mengandung bahan-bahan tersebut secara terus menerus, maka amandel bisa terinfeksi. Di samping itu, kebersihan makanan yang kita konsumsi sehari-hari juga turut menjaga kesehatan amandel kita dan organ tubuh lainnya.

  • Kurang Minum Air Putih

cara diet dengan air putih

Bukankah kurang minum air putih dapat menyebabkan dehidrasi? Lantas, apa hubungannya dengan amandel? Ya, memang betul bahwa kurang minum bisa mengakibatkan tubuh menjadi dehidrasi. Akan tetapi kurang minum juga bisa membuat tenggorokan menjadi kering. Saat tenggorokan kering dan kita terus menggunakannya untuk berbicara, maka amandel dapat teriritasi dengan mudah.

Sebaiknya, minumlah air sebanyak 8-10 gelas dalam sehari. Usahakan untuk lebih banyak minum pada saat kita menjalankan aktivitas yang mengharuskan kita lebih banyak berbicara, seperti presentasi atau meeting.

  • Debu atau Kotoran yang Masuk Ke Mulut

Penyakit amandel bisa disebabkan oleh infeksi dari kuman atau virus. Kuman atau virus tersebut masuk ke dalam tenggorokan pada saat kita membuka mulut. Maka dari itu, gunakanlah masker untuk menutup hidung dan mulut pada saat Anda beraktivitas di luar atau tempat yang berdebu.

Apakah pengobatan amandel harus dilakukan dengan cara operasi? Tidak. Amandel hanya akan dioperasi jika penderitanya mengalami kesulitan bernafas, gangguan menelan yang sangat berat, gangguan tidur, kejang yang disertai dengan demam, dan pembesaran pada amandel yang disinyalir sebagai tumor.

Penyakit amandel ini bisa kambuh kembali meskipun sudah diobati hingga sembuh. Oleh karena itu, seseorang yang pernah terkena penyakit amandel harus benar-benar memperhatikan makanan yang dikonsumsinya sehari-hari. Semoga ciri-ciri amandel di atas bisa membantu Anda untuk mendeteksi penyakit ini secara dini dan memperoleh pengobatan secara tepat.

Artikel Menarik Lainnya: