advertisements

Beberapa bulan belakangan ini dream catcher sangat populer di kalangan remaja Indonesia, terutama bagi mereka yang menyukai drama Korea. Aksesoris ini menjadi sangat terkenal berkat kesuksesan dari salah satu drama Korea yang berjudul The Heirs.

Dream catcher atau dreamcatcher sendiri bukanlah berasal dari Korea melainkan dari Amerika. Ya, dream catcher merupakan aksesori yang berasal dari suku Indian Ojibwe. Aksesoris ini dibuat dari kayu wilow, benang, dan juga berbagai pernak-pernik lainnya.

advertisements

Konon katanya dream catcher ini dapat menyaring mimpi sehingga hanya mimpi baik saja yang akan masuk ke alam pikiran kita ketika tidur. Mimpi buruknya sendiri akan terjebak dalam jaring-jaring dream catcher kemudian dimusnahkan oleh sinar matahari pagi.

Saat ini sudah banyak toko aksesoris yang menjual dream catcher ini. Harga jualnya juga bervariasi tergantung dari bahan serta tingkat kesulitan dari pembuatannya. Namun sebenarnya Anda tidak perlu membelinya karena dapat membuatnya sendiri di rumah.

cara membuat dream catcher

Dengan membuatnya sendiri maka Anda dapat merancang dream catcher yang benar-benar sesuai dengan keinginan Anda sendiri. Nah kali ini bacaterus.com akan memberikan tutorial cara membuat dream catcher yang bisa Anda praktekan sendiri di rumah.

Bahan-Bahan

Sebelum membuatnya mari kita persiapkan terlebih dahulu bahan dan peralatan yang dibutuhkan. Karena dream catcher ini berasal dari suku Indian, maka tentu saja sulit untuk mendapatkan bahan-bahan aslinya. Maka dari itu saya juga akan memberikan beberapa bahan alternatifnya.

bahan dreamcatcher

  • Ring

Dalam versi aslinya, ring dari dream catcher ini menggunakan kulit pohon willow. Namun karena di daerah kita sulit untuk mendapatkannya, maka kita bisa menggantinya dengan kayu, ranting pohon, kawat, atau gelang biasa. Pilihlah ukuran yang tidak terlalu kecil dan terlalu besar.

  • Tali kulit

Tali kulit ini berfungsi untuk menutupi ring utamanya. Jika Anda kesulitan menemukan tali kulit, maka Anda bisa menggantinya dengan pita ataupun solasi warna.

  • Benang nilon

Bahan selanjutnya adalah benang nilon yang akan digunakan untuk membuat jaring-jaring di dalamnya. Pada versi aslinya benang yang digunakan adalah berwarna putih, namun Anda dapat merubahnya sesuai dengan warna yang diinginkan.

  • Pernak-pernik

Versi asli dari dream catcher sebenarnya tidak dilengkapi dengan manik-manik. Namun saat ini sudah banyak yang menambahkannya dengan aneka manik-manik agar bentuknya semakin cantik dan semakin menunjukan kepribadian kita.

Pernak-pernik yang biasa digunakan salah satunya adalah bulu burung yang merupakan simbol dari elemen udara. Selanjutnya ada juga manik-manik dan batu alam sejenis batu akik. Pilihlah warna-warna yang melambangkan kepribadian Anda.

Cara Membuat Dream Catcher

advertisements

Jika semua bahan di atas sudah terkumpul, sekarang mari kita kita mula cara membuat dream catcher ini. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Membuat ring

Jika Anda membuat ring dari ranting pohon atau kawat, maka pertama-tama Anda harus membentuknya terlebih dahulu menjadi sebuah lingkaran penuh. Anda dapat mengikat kedua ujung ranting dengan benang untuk menyatukan lingkarannya. Sedangkan jika menggunakan kawat, maka Anda bisa melingkarkannya seperti ketika membuat flower crown.

  1. Bungkus dengan tali kulit

Selanjutnya bungkuslah ring tersebut dengan menggunakan tali kulit atau pita. Anda dapat melapisi bagian bawahnya dengan menggunakan lem ataupun double tape. Jika ingin lebih simpel, Anda juga dapat membungkusnya langsung dengan solasi warna. Bungkuslah semua permukaan secara merata. Usahakan tidak ada tali atau pita yang saling menimpa agar hasilnya menjadi rapi.

  1. Membuat anyaman

Langkah selanjutnya adalah membuat anyaman yang ada di dalam ring tersebut. Untuk permulaan, Anda dapat membuatnya dengan 8 titik terlebih dahulu. Jangan menganyamnya terlalu kencang karena benang tersebut akan ditarik oleh lapisan yang selanjutnya.

Buatlah tersebut anyaman tersebut hingga Anda tidak bisa membuat lapisan baru lagi atau hingga terbentuk sebuah lingkaran kecil di tengahnya. Dalam anyaman ini Anda juga dapat menyisipkan manik-manik kecil berbentuk butiran dan sejenisnya.

Untuk pola anyamannya sendiri terdapat berbagai macam pola yang bisa Anda contoh. Salah satu contoh pola anyamannya dapat Anda lihat pada video berikut ini:

  1. Tambahkan pernak-pernik

Setelah selesai kini Anda dapat menggantungkan berbagai macam pernak-pernik pada dream catcher tersebut. Salah satu yang wajib ada pada sebuah dream catcher adalah bulu, baik itu bulu asli ataupun bulu imitasi.

Selain bulu, gunakan juga pernak-pernik yang Anda sukai atau yang sesuai dengan kepribadian Anda agar dream catcher yang Anda buat tampak istimewa. Semakin beragam warnanya, maka semakin ceria pula dream catcher tersebut.

Nah itulah tutorial cara membuat dream catcher sendiri yang bisa Anda praktekan di rumah. Dream catcher tersebut dapat Anda gantung sebagai hiasan di kamar Anda. Selain itu Anda juga bisa menjadikannya sebagai kalung atau sebagai anting. Selamat mencoba!

Artikel Menarik Lainnya: